– Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami pelemahan pada perdagangan terbaru, turun sekitar level US$ 89.280. Penurunan nan terjadi ini memperpanjang tren bearish nan telah terbentuk sejak awal pekan.
Sejumlah analis teknikal menilai bahwa tekanan jual belum selesai dan pasar kemungkinan tetap memerlukan satu fase penurunan lagi sebelum kesempatan kenaikan nan lebih berfaedah muncul.

Salah satu dari analis tersebut adalah Lennaert Snyder, nan mengatakan bahwa struktur nilai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda dasar nan kuat.
“Saya memandang area US$ 87.600, nan bertepatan dengan monthly open ini posisinya lemah. Area ini bisa menjadi sasaran penurunan utama sebelum Bitcoin dapat bergerak ke level nan lebih tinggi,” ungkap Snyder.
Snyder menilai bahwa reli mini nan terjadi sejauh ini belum cukup untuk membalikkan tren. Ia beranggapan bahwa pasar perlu ‘menghabiskan’ likuiditas di level bawah terlebih dulu agar struktur nan lebih sehat dapat terbentuk.
“Tanpa pengetesan ulang area tersebut, setiap kenaikan beresiko menjadi reli sementara dalam tren turun nan lebih luas,” ujarnya.
Baca Juga: Bitcoin Kian ‘Letoy’, Bagaimana Pandangan Analis?
Untuk jangka nan sangat pendek, konsentrasi pasar tertuju pada potensi pergerakan menjelang akhir pekan. Snyder mengawasi kemungkinan terjadinya liquidity sweep di atas area US$ 91.150 hingga US$ 91.650. Jika nilai menyapu level tersebut dan kemudian menunjukkan market structure break nan jelas, dia memandang kesempatan untuk kembali membuka posisi short dengan sasaran akhir tetap di kisaran US$ 87.600.
Meski begitu, dia menekankan bahwa jalur menuju level tersebut kemungkinan tidak linier. Ia mengantisipasi adanya beberapa titik pengambilan untung di sepanajang penurunan.
“Eksekusi berjenjang menjadi pendekatan nan lebih masuk logika dalam kondisi pasar saat ini,” kata Snyder.
Terkait waktu, analis tersebut memperkirakan bahwa pengetesan monthly open bisa saja terjadi dalam minggu ini. Namun dengan almanak nan sudah memasuki Jumat, dia menilai probabilitas lebih besar bahwa pergerakan tersebut terealisasi pada candle mingguan berikutnya, bukan secara langsung dalam satu sesi perdagangan.
Berdasarkan info terbaru dari CoinGecko, nilai Bitcoin pada Jumat (9/1/2026) pagi berada pada level US$ 90.949. Ini merupakan penurunan tipis sebesar 0,4 persen, dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
$BTC dropped to ~$89,280.
Bitcoin continued the bearish trend today, and I think the low is not in yet.
The weak ~$87,600 monthly open is still my final target, and imo we need to take it out before seeing higher levels.
For tomorrow, there might be a nice short opportunity… https://t.co/VNkZDbjZSo pic.twitter.com/P8t0TJBwp7
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
1 hari yang lalu