Etf Dan Opsi Beri Harapan Pemulihan Bitcoin Di Kuartal I 2026

Sedang Trending 19 jam yang lalu

– Pasar mata uang digital mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah terpukul oleh tindakan jual tajam sepanjang Desember. Analisis terbaru dari Coinbase menyebut bahwa sejumlah parameter struktural mengisyaratkan koreksi tersebut lebih berkarakter sementara, bukan awal perubahan tren besar.

Menurut laporan itu, kombinasi arus masuk ETF spot, berkurangnya leverage sistemik, membaiknya likuiditas kitab order, serta perubahan sentimen di pasar opsi menunjukkan bahwa ekosistem sekarang berada dalam kondisi nan lebih sehat dibandingkan beberapa pekan lalu. Meski pelaku pasar tetap berhati-hati, fondasi teknikal dan struktural dinilai cukup kuat untuk membuka kesempatan pemulihan pada kuartal pertama.

Sinyal paling jelas terlihat dari pergerakan biaya institusional melalui ETF Spot. Pada pekan perdagangan pertama tahun ini, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus biaya nan condong berimbang. Dua hari inflow nan kuat langsung diimbangi oleh tiga hari outflow berturut-turut, menghasilkan arus bersih nan tipis, sekitar 40 juta dolar AS. Pola ini menunjukkan bahwa intitusi belum sepenuhnya yakin, namun tetap aktif mengambil posisi secara tektis.

Gambaran nan sedikit lebih konstruktif justru datang dari Ethereum. ETF spot ETH mencatat arus masuk bersih sekitar 200 juta dolar AS dalam periode nan sama, meski sempat tertekan oleh penarikan biaya di akhir pekan. Perbedaan ini penting, lantaran Ethereum sering dipandang sebagai aset dengan beta lebih tinggi bagi lembaga nan mau menambah resiko di luar eksposur Bitcoin semata. Konsistensi inflow ETH mengindikasikan adanya minat selektif terhadap resiko, meski belum cukup kuat untuk disebut sebagai tren agresif.

Di luar ETF, salah satu aspek terpenting nan menopang kesempatan pemulihan adalah reset leverage nan terjadi pada Desember. Data menunjukkan bahwa rasio open interest terhadap kapitalisasi pasar Bitcoin sekarang berada di kisaran 3,4 persen, level nan relatif rendah dan jauh dari kondisi over-leveraged. Ini mengurangi akibat terjadinya likuidasi berantai nan sering memperparah penurunan harga.

Baca Juga: BTC Hadapi Risiko Penurunan Lanjutan Jelang Akhir Pekan

Ethereum memang tetap mempunyai profil leverage nan lebih tinggi, dengan rasio mendekati 11 persen. Namun, analis menilai kondisi ini belum tentu bearish selama leverage tidak kembali meningkat secara agresif. Secara keseluruhan, pembersihan leverage sebelumnya justru memberi ruang bagi pasar untuk bergerak lebih stabil tanpa mudah tersandung guncangan likuidasi.

Indikator ketiga datang dari sisi mikrostruktur pasar. Setelah periode libur akhir tahun nan biasanya diiringi likuiditas tipis, kedalaman kitab order mulai membaik. Data menunjukkan bahwa kedalaman order Bitcoin di sekitar nilai tengah meningkat, sementara spread tetap ketat dan keseimbangan antara sisi beli dan jual relatif netral.

Kondisi ini penting, lantaran pasar dengan likuiditas dua arah nan sehat memungkinkan pergerakan nilai bersambung tanpa langsung tertahan oleh tekanan jual besar.

Tambahan support datang dari pertumbuhan pasokan stablecoin nan kembali mencatat kenaikan. Meski peningkatannya tidak besar secara nominal, arah pertumbuhan ini mencerminkan masuknya kembali modal nan siap digunakan. Bursa besar seperti Binance apalagi mencatat arus masuk stablecoin nan signifikan dalam sepekan terakhir.

Dengan volatilitas implisit Bitcoin berada di kisaran menengah, pasar opsi saat ini memproyeksikan rentang pergerakan nan cukup lebar untuk kuartal pertama. Dalam kerangka ini, skenario dasar tetap menempatkan nilai bergerak naik turun namun stabil, sementara skenario bullish berjuntai pada konsistensi inflow ETF dan membaiknya kondisi makro.

Di sisi lain, tekanan makro dunia tetap menjadi akibat utama nan dapat menggagalkan pemulihan jika kembali memicu penguatan dolar alias kenaikan suku bunga.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya