Tahukah Kamu, Vietnam Larang Iklan Yang Tidak Bisa Di Skip!

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Satu berita baik bagi pengguna internet di negara tetangga kita ialah Vietnam, dimana pemerintah disana secara resmi telah mengeluarkan patokan baru nan menargetkan praktik iklan online nan dianggap merugikan pengguna.

Nah melalui ecree 342/2025/ND-CP, Vietnam telah menerapkan standar teknis ketat untuk iklan digital nan bakal bertindak mulai 15 Februari 2026. Satu perihal nan menarik dari standar teknis ini adalah lama iklan nan tidak bisa di lewati / di skip hanya sekitar 5 detik saja, setelah itu, pengguna wajib diberi opsi untuk melewati iklan.

Menariknya adalah langkah ini jelas berbeda dengan Uni Eropa dan Amerika Serikat nan lebih menekankan pada privasi dan persetujuan penggunaan data, di Vietnam justru pengalaman pengguna nan lebih diutamakan dengan tujuan agar iklan tidak mengganggu secara berlebihan.

Baca Juga : Nvidia GeForce Now Segera Hadir dengan Dukungan Resmi Linux

Hal ini jelas merupakan perihal nan bagus, terutama saat ini dimana nyaris setiap iklan di sosial media berdurasi cukup panjang dan malah mengganggu pengalaman pengguna.

Produk dan Regulasi nan lebih ketat

Selain info mengenai iklan tersebut, ada 11 kategori nan bakal diawasi lebih ketat lantaran berakibat terhadap kesehatan manusia dan lingkungan termasuk kosmetik, makanan dan susu untuk anak, pestisida, bahan kimia, minuman beralkohol dan lainnya.

Baca Juga : Windows 11 26H1 Siap Hadir di Bulan April, Khusus Snapdragon X2

Nah tidak hanya membatasi lama iklan, pemerintah Vietnam juga mewajibkan setiap iklan online mempunyai icon adn intruksi nan jelas untuk melaporkan konten nan dianggap melanggar hukum, jika laporan terbukti benar, pengiklan maupun penyedia jasa wajib menghapus iklan dalam waktu 24 jam, dan andaikan tidak dipatuhi, kementrian disana bakal melakukan tindakan teknis termasuk memblokir iklan dan menindak pelanggaran.

Apakah ini bisa diterapkan di Indonesia?

Jawabannya jelas bisa saja, penerapan patokan seperti di Vietnam sendiri bisa dilakukan di Indonesia, namun meskipun begitu, untuk saat ini izin iklan di Indonesia lebih ke transparansi dan perlindungan konsumen, bukan pada aspek teknis seperti durasi.

Selain itu, mungkin bakal lebih baik jika negara kita bisa bergerak lebih sigap dalam memberantas gambling online nan saat ini tetap tersebar luas diberbagai sosial media.

Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.

Via : Vietnam.vn


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya