
Tahun telah berganti, dan memasuki tahun 2026 ini, Microsoft telah mengumumkan rencana penghentian support alias End of Support pada sejumlah produk mereka di tahun ini.
Nah singkatnya sih ada beberapa jasa nan bakal dihentikan dukungannya mencakup Windows 11 24H2, Office 2021 dan beberapa produk tambahan seperti Powershell dan Developer Tool .NET. nan pasti, ini menandai transisi krusial dimana pengguna kudu mulai melakukan upgrade ke jenis baru untuk mendapatkan keamanan dan fitur baru nan lebih baik.
Windows 11 24H2 – Oktober 2026

Mulai tanggal 4 Oktober 2026 nanti, Windows 11 24H2 secara resmi bakal berhujung dan Microsoft tidak bakal lagi merilis pembaruan keamanan dan perbaikan bug untuk jenis ini. Dengan itu, pengguna bakal dipaksa upgrade ke Windows 11 25H2, apalagi kabarnya proses force upgrade sendiri bakal segera dimulai dalam waktu dekat.
Baca Juga : Cara Download Windows 11 25H2
Meskipun dipaksa upgrade, saya rasa pengguna jangan cemas deh, lantaran Windows 11 25H2 sendiri hanya merupakan enablement package dari Windows 11 24H2, ukuran update-nya sendiri tidak besar dan tidak menyantap banyak bandwidth, jadi Anda jangan cemas guys.
Windows 11 SE – Oktober 2026

Selain support Windows 11 24H2 nan juga bakal berhujung pada Oktober 2026, Windows 11 SE nan sebelumnya digadang bakal menjadi pesaing dari ChromeOS ini juga bakal berhujung dibulan nan sama.
Seperti nan telah dijelaskan dalam tulisan sebelumnya, alasannya mungkin lantaran meskipun dirancang untuk perangkat murah, ini tetap berbasis full Windows sehingga tidak cukup ringan untuk bersaing dengan ChromeOS dan melangkah di perangkat low end. Apalagi kita tahu bahwa Windows 11 memang rakus resource banget, dengan spek nan rendah dan fitur nan terbatas, jelas Windows 11 SE ini tidak terkenal dipasaran.
Office 2021 – Oktober 2026

Mulai 13 Oktober 2026 nanti, aplikasi Microsoft Office 2021 untuk Windows dan Mac bakal berakhir mendapatkan update, sehingga meskipun memang tetap bisa digunakan, tanpa support update, aplikasi lebih rentan terhadap serangan dan bug.
Pengguna tentu disarankan untuk melakukan upgrade ke Office 2024 untuk lisensi sekali bayar dengan support hingga 9 Oktober 2029, alias pengguna bisa menggunakan Microsoft 365 nan merupakan pedoman langganan.
Windows 11 23H2 Enterprise, Education dan IoT Enterprise – November 2026
Dukungan Windows 11 23H2 jenis Home dan Pro memang sudah berhujung cukup lama pada bulan November 2026, namun support jenis enterprise, education dan IoT tetap bertahan, setidaknya hingga 10 November 2026.
Mulai tanggal tersebut, support untuk jenis ini bakal dihentikan dan sudah tidak lagi bakal menerima pembaruan keamanan, oleh lantaran itu pengguna disarankan untuk melakukan upgrade ke jenis baru dengan support nan lebih panjang, apalagi jika memang perangkat digunakan untuk kebutuhan upaya dan workstation nan menginginkan kestabilan dan keamanan nan baik.
Windows Server 2012 Extended Security Update – Oktober 2026
Untuk sistem kelas Server, Windows Server 2012 alias 2012 R2 memang sudah mencapai akhir support pada 8 Oktober 2018 dan kemudian mendapatkan Extended Support hingga 10 Oktober 2023.
Nah setelah itu, jenis Windows Server ini mendapatkan Extended Security Update hingga 13 Oktober 2026, dimana setelah itu, system pengurus kudu melakukan migrasi ke sistem server nan lebih baru untuk mendapatkan keamanan nan lebih baik dan terjaga.
Layanan lainnya
Selain dari beberapa perihal nan sudah dibahas diatas, ada beberapa jasa termasuk tool untuk developer nan juga bakal mencapai akhir support pada tahun 2026 ini, mencakup .NET 9, .NET 8 (LTS) dan PowerShell 7.4 (LTS) nan ketiga-nya bakal berhujung pada 10 November 2026.
Jadi pengguna kudu mulai melakukan migrasi dan beranjak ke aplikasi baru untuk tetap mendapatkan pembaruan keamanan dan support nan lebih panjang.
Nah itulah mungkin beberapa jasa dan aplikasi nan bakal segera berhujung pada tahun 2026 ini, pengguna tentu disarankan untuk mulai menyiapkan diri untuk mulai migrasi ke sistem dan aplikasi nan lebih baru, meskipun memang semuanya tetap bisa digunakan, tapi tanpa support pembaruan keamanan, jelas sistem bakal lebih rentan dari serangan.
Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
1 minggu yang lalu