Telset.id – Pernahkah Anda merasa cemas anak-anak mendengarkan konten definitif di Spotify? Atau mungkin kekecewaan lantaran rekomendasi musik Anda didominasi lagu-lagu viral TikTok nan diputar berkali-kali oleh buah hati? Kekhawatiran klasik family modern ini akhirnya menemukan solusi elegan melalui fitur terbaru Spotify.
Platform streaming musik raksasa tersebut secara resmi meluncurkan “managed accounts” – sebuah fitur inovatif nan dirancang unik untuk personil family muda. Setelah menjalani pilot project tahun lalu, fitur ini sekarang diluncurkan di tujuh pasar baru termasuk Amerika Serikat. Bagi family Indonesia nan semakin digital-savvy, kehadiran fitur ini membawa angin segar dalam mengelola pengalaman musik seluruh personil keluarga.
Bayangkan sebuah skenario dimana anak remaja Anda bisa menikmati musik favorit mereka tanpa cemas terpapar konten dewasa, sementara rekomendasi Spotify Anda tetap murni berasas selera musik pribadi. Inilah precisely nan ditawarkan managed accounts Spotify. Fitur ini tersedia secara eksklusif untuk pengguna Spotify Premium Family nan mau memberikan pengalaman mendengarkan musik nan lebih terkontrol untuk personil family nan lebih muda.

Managed accounts pada dasarnya adalah profil unik untuk anak-anak nan terintegrasi dalam satu paket keluarga. Orang tua alias wali sebagai pemilik akun Premium Family dapat mengalokasikan profil terpisah dengan rekomendasi personalisasi dan playlist kustom sendiri untuk setiap anak. nan membikin fitur ini spesial adalah tingkat kontrol nan diberikan kepada orang tua.
Orang dewasa dapat menyaring konten eksplisit, membatasi pemutaran artis tertentu, dan apalagi menyembunyikan fitur pemutaran video termasuk Canvas – semua sesuai kebutuhan dan nilai keluarga. Pengguna pada profil managed account juga tidak dapat mengakses fitur interaktif seperti Messages, menciptakan lingkungan nan lebih kondusif bagi pengguna muda.
Bagi banyak orang tua, faedah terbesar mungkin terletak pada perlindungan algoritma rekomendasi pribadi. Dengan managed accounts, hasil Wrapped tahunan Anda tidak bakal lagi didominasi oleh lagu-lagu viral TikTok nan diputar berkali-kali oleh anak-anak. Demikian pula, Discover Weekly Anda tetap murni mencerminkan selera musik Anda, bukan campuran dengan preferensi generasi muda.
Spotify sebenarnya sudah mempunyai fitur ‘Exclude from your Taste Profile’ nan memungkinkan pengguna menjaga rekomendasi mereka dari pengaruh musik nan mungkin didengarkan anak-anak. Namun, managed accounts menawarkan solusi nan lebih bersih dan terstruktur untuk keluarga. Ini bukan sekadar fitur tambahan, melainkan pendekatan holistik dalam mengakomodasi kebutuhan beragam personil family dalam satu ekosistem.
Yang menarik, managed accounts tetap mempertahankan fitur Premium standar seperti daylist dan Discover Weekly. Hal ini membuatnya menjadi pilihan nan lebih baik untuk anak-anak nan mulai tertarik dengan musik dibandingkan Spotify Kids app, nan memang dirancang unik untuk fans ‘Baby Shark’. Managed accounts dapat dipandang sebagai jembatan antara Spotify Kids dan akun Premium tanpa batas dimana semua musik di bumi tersedia di ujung jari.
Bagi family nan sudah menggunakan layanan Spotify Premium, proses setup managed accounts relatif straightforward. Pemilik paket Family perlu masuk ke pengaturan akun dalam aplikasi Spotify, memilih “Add a Member,” kemudian memilih “Add a listener aged under 13.” Aplikasi bakal memberikan petunjuk lebih lanjut dari sana. Penting untuk diingat bahwa managed accounts memerlukan Spotify Premium Family plan nan saat ini dibanderol $20 per bulan.
Dengan beragam opsi pembayaran nan tersedia, termasuk metode pembayaran lokal nan familiar, akses terhadap fitur canggih ini menjadi semakin mudah bagi family Indonesia. Managed accounts tidak hanya sekadar fitur parental control, melainkan representasi dari pemahaman Spotify terhadap dinamika family modern dimana setiap personil mempunyai kebutuhan dan preferensi musik nan unik.
Dalam lanskap digital nan semakin kompleks, kehadiran fitur seperti managed accounts menunjukkan komitmen platform dalam menyeimbangkan antara kebebasan ekspresi musik dan tanggung jawab sosial. Bagi orang tua nan mau memperkenalkan bumi musik kepada anak-anak tanpa mengorbankan pengalaman mendengarkan pribadi, fitur ini mungkin menjadi jawaban nan selama ini ditunggu-tunggu.