Pernahkah Anda merasa jenuh dengan siklus peluncuran smartphone nan itu-itu saja, dengan peningkatan spesifikasi nan terasa separuh hati? Jika ya, mungkin berita terbaru dari jagat teknologi ini bakal membikin adrenalin Anda kembali terpacu. Dunia gadget tanah air tampaknya bakal segera kehadiran tamu-tamu spesial nan siap mengguncang pasar dengan spesifikasi nan tidak main-main. Indikasi kuat ini muncul bukan dari sekadar rumor belaka, melainkan dari jejak digital resmi nan susah terbantahkan.
Dalam industri smartphone, sertifikasi adalah “lampu hijau” nan paling dinanti. Sebelum sebuah perangkat bisa digenggam oleh konsumen, dia kudu melewati serangkaian pengetesan ketat dari regulator setempat. Baru-baru ini, radar teknologi menangkap pergerakan signifikan dari sub-brand Vivo, ialah iQOO, serta lini seri V dari Vivo sendiri. Kemunculan nama-nama perangkat baru di beragam database sertifikasi dunia dan lokal menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran resmi sudah di depan mata.
Kabar ceria ini secara spesifik menyasar pasar Indonesia. Tiga perangkat sekaligus, ialah iQOO 15R, iQOO Z11x 5G, dan Vivo V70 FE, telah terdeteksi mengantongi izin edar. Kehadiran mereka di database SDPPI (Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika) Kementerian Kominfo menjadi bukti sah bahwa trio gadget ini siap mendarat di tanah air. Namun, apa sebenarnya nan membikin perangkat-perangkat ini layak untuk Anda nantikan? Mari kita bedah lebih dalam.
Lampu Hijau dari SDPPI Indonesia
Berdasarkan tangkapan layar dari laman sertifikasi nan beredar, iQOO 15R muncul dengan nomor model I2508. Perangkat ini tidak sendirian, lantaran iQOO Z11x 5G dengan nomor model I2507 dan Vivo V70 FE dengan nomor model V2550 juga telah mendapatkan restu dari otoritas SDPPI. Bagi Anda pengamat teknologi, kemunculan di SDPPI adalah konfirmasi final bahwa perangkat tersebut bakal dijual secara resmi di Indonesia dalam waktu dekat.
Tidak hanya di Indonesia, jejak dunia perangkat ini juga semakin memperkuat eksistensinya. Laporan menyebut bahwa iQOO 15R sebelumnya telah terlihat di sertifikasi Bluetooth SIG. Selain itu, iQOO Z11x 5G juga telah disetujui oleh BIS (India) dan EEC (Eropa). Sementara itu, Vivo V70 FE juga muncul di database SIRIM (Malaysia), EEC, dan TUV. Pola pengedaran sertifikasi nan luas ini menandakan bahwa Vivo dan iQOO sedang mempersiapkan peluncuran dunia nan masif.
iQOO 15R: Monster Performa Berbaju Baru?
Perhatian utama tentu tertuju pada iQOO 15R. Analisis pasar menunjukkan bahwa ponsel ini kemungkinan besar adalah jenis rebranding dari iQOO Z11 Turbo nan dijadwalkan debut di China pada 15 Januari mendatang. Jika spekulasi ini benar, maka spesifikasi nan ditawarkan bisa dibilang “mengerikan” untuk kelasnya.
Bayangkan sebuah perangkat nan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5. Ini adalah lompatan performa nan sangat signifikan, menjanjikan efisiensi dan kecepatan pemrosesan info di level tertinggi. Tak hanya dapur pacu, sektor daya juga menjadi sorotan utama. iQOO 15R diprediksi bakal membawa baterai berkapasitas raksasa, ialah 7.600mAh. Kapasitas sebesar ini tentu bakal menjadi standar baru bagi ketahanan baterai smartphone flagship killer, apalagi menyaingi rumor baterai jumbo dari pesaing lain.
Sektor visual juga tidak kalah menarik. Ponsel ini diharapkan datang dengan layar LTPS OLED 1.5K berukuran 6,59 inci. Untuk mendukung multitasking, tersedia opsi RAM LPDDR5x hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 512GB. Di sektor fotografi, iQOO 15R kemungkinan bakal mengusung kamera utama 200 megapiksel (Samsung HP5) dengan OIS, ditemani lensa 8 megapiksel, serta kamera depan 32 megapiksel. Kombinasi ini jelas menargetkan pengguna nan menginginkan performa gaming dan fotografi dalam satu paket.
Vivo V70 FE dan Misteri Pengisian Daya
Beralih ke kerabat seperguruannya, Vivo V70 FE (Fan Edition) juga menyimpan potensi nan menarik. Seri “FE” alias SE biasanya ditujukan sebagai jenis nan lebih terjangkau namun tetap membawa fitur kunci dari seri utamanya. Meskipun perincian spesifikasi lengkapnya tetap minim, satu fitur kunci telah terungkap melalui sertifikasi TUV.

Berdasarkan listing TUV di atas, Vivo V70 FE dipastikan bakal mendukung pengisian daya sigap 90W. Angka ini cukup impresif untuk sebuah jenis nan mungkin diposisikan di bawah seri V70 reguler. Kecepatan pengisian daya ini memastikan pengguna tidak perlu menunggu lama untuk kembali beraktivitas. Anda bisa membandingkannya dengan bocoran Vivo seri reguler lainnya untuk memandang posisi perangkat ini di pasar.
Sedangkan untuk iQOO Z11x 5G, info spesifikasinya tetap tertutup rapat. Namun, mengingat seri “x” pada lini Z biasanya menawarkan daya tahan baterai ekstra dengan nilai nan sangat kompetitif, kita bisa berambisi perangkat ini bakal menjadi opsi menarik di segmen menengah. Kehadiran ketiga ponsel ini di SDPPI adalah parameter kuat bahwa peluncuran mereka tidak bakal lama lagi. Bagi Anda nan berencana mengganti ponsel di awal tahun ini, menahan diri sejenak mungkin adalah keputusan bijak untuk memandang apa nan bakal ditawarkan oleh trio gadget anyar ini.