Roblox Perketat Aturan Konten Dewasa Usai Tuntutan Hukum

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Telset.id – Platform game Roblox memperbarui ketentuan penggunaan mengenai konten dewasa, termasuk melarang pengalaman romantis, seksual, alias perilaku nan menyiratkan aktivitas seksual. Perubahan ini diumumkan oleh Chief Safety Officer Roblox Matt Kaufman melalui unggahan blog resmi, sebagai respons terhadap tuntutan norma nan baru-baru ini diterima perusahaan, salah satunya dari Kejaksaan Agung Negara Bagian Louisiana nan menuduh platform menciptakan lingkungan bagi predator anak.

Kaufman menegaskan bahwa Roblox tidak pernah secara sengaja mengekspos pengguna pada akibat eksploitasi. Sebaliknya, platform telah meluncurkan beragam fitur keamanan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk verifikasi usia untuk pengguna di atas 13 tahun, pengelolaan akun orang tua, dan pembatasan akses bagi pengguna di bawah 13 tahun dari ruang nongkrong sosial.

Roblox juga bakal membatasi semua pengalaman nan belum terklasifikasi rating-nya, nan sebelumnya hanya tersedia untuk pengguna di atas 13 tahun. Hanya pembuat dan pengguna nan sudah aktif dalam pengalaman mengenai nan dapat mengaksesnya. Jika pembuat mau membikin pengalaman tersebut tersedia untuk publik, mereka kudu mengisi kuesioner untuk menerima label rating konten dewasa.

Teknologi Baru untuk Deteksi Kekerasan

Selain pembatasan konten dewasa, Roblox bakal merilis teknologi baru untuk mendeteksi pengalaman nan mengandung segmen kekerasan. Teknologi ini dirancang untuk mengidentifikasi perilaku pengguna nan melanggar patokan platform. Kaufman menjelaskan, “Jika fitur ini mendeteksi server dengan volume tinggi mengenai perilaku kekerasan, sistem bakal otomatis menutup server tersebut.”

Langkah ini sejalan dengan upaya Roblox dalam memperketat akses bagi pengguna muda, seperti nan telah diumumkan sebelumnya. Platform terus berinvestasi dalam fitur keamanan untuk melindungi pengguna, terutama anak-anak, dari konten nan tidak pantas.

Pembatasan untuk Pengguna di Atas 17 Tahun

Pengalaman ruang nongkrong sosial dengan nuansa bilik tidur alias bilik mandi, serta aktivitas orang dewasa seperti di bar alias klub virtual, sekarang hanya bakal tersedia untuk pengguna berumur di atas 17 tahun. Platform bakal memverifikasi ulang identitas pengguna untuk memastikan usia mereka tidak dimanipulasi. Kreator nan mau membikin pengalaman dengan nuansa tersebut juga kudu memverifikasi bahwa mereka berumur di atas 17 tahun.

Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Roblox dalam menciptakan lingkungan nan kondusif dan sesuai untuk semua usia. Sebelumnya, platform juga telah menghadapi kritik mengenai konten nan tidak pantas, meskipun telah melakukan beragam upaya pencegahan.

Perkembangan ini terjadi di tengah tren peningkatan jumlah gamer di beragam negara, termasuk AS dan Kanada, nan menurut riset terbaru mengalami kenaikan signifikan. Roblox, sebagai salah satu platform game terbesar, terus berupaya menyesuaikan kebijakannya dengan dinamika pasar dan tuntutan regulasi.

Selain itu, platform juga menghadapi tantangan dari konten viral nan tidak pantas, mirip dengan kasus lagu Nazi nan sempat viral di TikTok. Hal ini mempertegas pentingnya pengawasan ketat terhadap konten nan beredar di platform digital.

Roblox berambisi pembaruan kebijakan ini dapat mengurangi akibat pemanfaatan dan memberikan pengalaman nan lebih kondusif bagi seluruh penggunanya, terutama anak-anak dan remaja.

Selengkapnya