Moto Pad 60 Pro: Ruang Serba Bisa Untuk Generasi Produktif Indonesia

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Telset.id – Bayangkan sebuah perangkat nan bisa berubah dari kanvas digital menjadi ruang rapat virtual, lampau beranjak mulus ke studio konten kreatif—semua dalam genggaman tangan. Itulah janji nan dibawa Moto Pad 60 Pro untuk menjawab kebutuhan generasi produktif Indonesia nan semakin bergerak dan multitasking.

Fenomena side hustle bukan lagi sekadar tren, melainkan sudah menjadi style hidup. Survei terbaru menunjukkan lebih dari 60% generasi muda Indonesia sekarang mempunyai pekerjaan sampingan di luar aktivitas utama mereka. Dari content creator, desainer grafis, hingga pebisnis online, semuanya memerlukan perangkat nan elastis namun powerful. Di sinilah Moto Pad 60 Pro datang sebagai solusi nan mengintegrasikan produktivitas dan produktivitas dalam satu ekosistem nan seamless.

Bagus Prasetyo, Country Head of Motorola Indonesia, menegaskan komitmen mereka dalam memahami kebutuhan pasar lokal. “Generasi produktif saat ini mempunyai ambisi nan beragam—dari mengerjakan project professional, membikin konten kreatif, hingga membangun side hustle. Mereka butuh lebih dari sekadar perangkat, mereka butuh ‘ruang’ untuk mengubah buahpikiran jadi realitas,” ujarnya dalam peluncuran resmi perangkat ini.

Layar Besar, Multitasking Tanpa Batas

Ketika Anda kudu menghadiri meeting online sembari mencatat poin penting, membuka arsip presentasi, dan memantau dashboard kerja secara bersamaan, biasanya aktivitas ini memerlukan lebih dari satu perangkat. Moto Pad 60 Pro menjawab tantangan ini dengan layar 12.7 inci beresolusi 3K nan memungkinkan semua aktivitas dilakukan dalam satu layar besar nan jernih. Fitur multitasking-nya nan canggih mendukung hingga 4 split screen dan 5 floating windows, memastikan Anda bisa tetap konsentrasi beranjak antar aplikasi tanpa kehilangan alur pekerjaan.

Pengalaman multitasking ini menjadi semakin optimal berkah support chipset MediaTek Dimensity 8300 nan memang dirancang untuk performa pro-level. Bagi Anda nan familiar dengan lini produk Motorola, penemuan dalam perihal performa ini konsisten dengan apa nan ditawarkan dalam seri Edge 60 nan baru-baru ini diluncurkan dengan pembaruan sistem operasi terbaru.

Moto Pen Pro: Ketika Ide Bertemu Realitas Digital

Inspirasi bisa datang kapan saja—saat meeting, dalam perjalanan, alias apalagi saat bersantai di kafe. Dengan Moto Pen Pro nan mendukung hingga 4096 pressure level, setiap goresan terasa lebih presisi, mulai dari garis tipis untuk catatan sigap hingga garis tebal saat membikin sketsa alias highlight dokumen. Teknologi palm rejection-nya memastikan pengalaman menulis dan menggambar lebih nyaman tanpa cemas layar menangkap sentuhan tangan nan tidak disengaja.

Yang membikin pengalaman ini semakin natural adalah minimnya latensi pada Moto Pen Pro. Tidak ada delay nan mengganggu ketika menulis alias menggambar di layar, memberikan sensasi nan nyaris sama dengan menulis di kertas biasa. Bagi content creator dan ahli kreatif, fitur ini bukan sekadar tambahan, melainkan kebutuhan utama dalam mengekspresikan buahpikiran secara spontan.

AI dengan Google: Partner Cerdas Produktivitas

Di tengah aktivitas nan padat, merangkum catatan meeting alias menyusun email ahli sering menjadi tugas nan menyita waktu. Dengan integrasi AI Tools with Google, Moto Pad 60 Pro datang sebagai mitra pandai nan bisa meringkas catatan panjang menjadi key points nan mudah dibaca. Email ahli dapat tersusun hanya dalam beberapa detik dengan support AI, sementara fitur Circle to Search memungkinkan Anda mencari referensi, gambar, alias penjelasan instan tanpa meninggalkan aplikasi nan sedang dibuka.

Integrasi AI ini menunjukkan komitmen Motorola dalam menghadirkan pengalaman pengguna nan lebih pandai dan efisien, sebagaimana juga terlihat dalam upaya mereka memberikan pembaruan Android 16 lebih sigap dari rival.

Smart Connect: Menyatukan Ekosistem Digital

Bagi Anda nan sering bekerja dengan lebih dari satu perangkat, Smart Connect menjadi solusi sempurna untuk menyatukan seluruh workflow. Bayangkan bisa langsung drag-and-drop gambar alias catatan dari tablet ke slide presentasi di laptop tanpa perlu transfer manual. Atau menggunakan tablet sebagai layar tambahan untuk laptop, memberikan ruang lebih untuk membuka arsip referensi alias video call secara bersamaan.

Fitur cross control-nya memungkinkan Anda mengoperasikan beberapa perangkat hanya dengan satu keyboard dan mouse. Notifikasi dari smartphone pun bisa langsung dikelola di layar PC tanpa mengganggu fokus. Kemudahan ini membikin edit dan simpan arsip lintas perangkat, akses aplikasi mobile langsung di PC, hingga berbagi catatan bisa dilakukan secara effortless.

Dukungan baterai nan handal menjadi kunci utama dalam pengalaman mobile ini. Dengan kapabilitas 10,200mAh, Moto Pad 60 Pro siap menemani dari jam kerja pagi hingga sesi intermezo malam tanpa cemas kehabisan daya. Konsistensi dalam perihal ketahanan baterai ini juga terlihat dalam produk-produk Motorola lainnya seperti Moto G06 Power nan mengusung baterai berkapasitas besar.

Yang tak kalah krusial adalah perhatian terhadap kenyamanan pengguna. Layar besar Moto Pad 60 Pro sudah tersertifikasi TÜV Low Blue Light, menjaga mata tetap nyaman meski digunakan berjam-jam. Saat rehat dari kerja, pengguna bisa menikmati kualitas audio imersif dari Quad JBL Speakers, baik untuk meeting online maupun intermezo pribadi.

Dengan nilai Rp6,099,000 nan ditawarkan, Moto Pad 60 Pro memposisikan diri sebagai perangkat serbaguna nan tidak hanya menjadi perangkat kerja, tetapi juga ruang inspirasi nan fleksibel. Dalam lanskap teknologi nan semakin kompetitif, kehadiran perangkat seperti ini menunjukkan pemahaman mendalam terhadap perkembangan kebutuhan pengguna modern.

Bagi generasi produktif Indonesia nan terus bergerak antara beragam peran dan passion, Moto Pad 60 Pro bukan sekadar tablet—melainkan ruang tanpa pemisah dimana buahpikiran berjumpa eksekusi, produktivitas berjumpa produktivitas, dan potensi berjumpa realisasi. Seperti nan dikampanyekan Motorola: #IniRuangMu—sebuah pengakuan bahwa setiap orang berkuasa mempunyai ruang untuk berkembang sesuai langkah mereka sendiri.

Selengkapnya