Context Menu nan diperbarui di Windows 11 memang terkesan lebih modern sesuai dengan style dan tampilan system utamanya, namun sayang, tampilan ini banyak dikritik lantaran terlalu penuh, lambat dan terkesan membingungkan.
Nah mengenai context menu, kabar baiknya Microsoft tampaknya sekarang telah merancang solusi untuk meningkatkannya agar menjadi lebih efisien namun tetap cerdas.

Dalam aktivitas WinUI Community Call terbaru, Microsoft memperkenalkan kontrol baru berjulukan SplitMenuFlyoutItem. Dimana ini bakal memungkinkan developer untuk membikin submenu hybrid nan menggabungkan tindakan utama dan tambahan dalam satu item.

⚡️ Bye Adobe! Affinity Sekarang GRATIS!
Seperti pada gambar diatas, daripada menampilkan “Open” dan “Open with” secara terpisah, keduanya bisa digabung menjadi satu entri, dengan opsi dimana pengguna bisa langsung menjalankan tindakan utama alias mengeklik panah di sampingnya untuk memandang opsi tambahan.
Hasilnya, tentu dengan pendekatan baru ini, context menu bisa menjadi lebih sederhana dan tidak terlalu acak-acakan seperti sebelumnya, selain itu context menu bisa menjadi lebih kontekstual dan menampilkan fitur nan relevan dengan situasi, ini jelas bakal sangat berfaedah dalam aplikasi seperti file Explorer dimana menu bisa disesuaikan dengan jenis file nan dipilih pengguna.
Nah meskipun ini menarik, namun perlu dicatat, contoh nan ditampilkan Microsoft dalam aktivitas tersebut hanyalah ilustrasi, dan belum ada kepastian apakah perubahan ini bakal diterapkan langsung ke shell Windows 11 alias tidak, namun nan pasti, konsentrasi utama WinUI adalah pengembangan aplikasi, sehingga fitur ini lebih ditujukan untuk developer pihak ketiga.
Meskipun begitu, bakal sangat bagus jika ini diterapkan lantaran betul benar bakal mengubah gimana tampilan dari context menu ke arah nan lebih baik, tapi gimana menurutmu? komen dibawah guys.
Via : Microsoft
Written by
Gylang Satria
Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.
Post navigation
Previous Post
2 bulan yang lalu