Telset.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdig) memastikan proses lelang pita gelombang radio 1,4 GHz tetap melangkah sesuai jadwal. Pengumuman pemenang seleksi bakal dilakukan pada Oktober 2025, seperti diungkapkan Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdig Wayan Toni Supriyanto.
Wayan menegaskan bahwa tahapan lelang saat ini sedang menunggu pemasukan arsip dari peserta. “Masih berjalan, tetap berjalan. Sesuai agenda Oktober (pengumuman pemenang),” kata Wayan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Proses lelang gelombang 1,4 GHz dimulai akhir Juli lampau sebagai upaya memperluas jangkauan jasa akses internet dengan biaya lebih terjangkau. Seleksi ini diselenggarakan berasas Keputusan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 337 Tahun 2025.
Pita gelombang nan dilelang mempunyai lebar 80 MHz (1432–1512 MHz) dan dibagi dalam tiga regional. Seleksi terbuka bagi seluruh penyelenggara telekomunikasi nan telah memenuhi persyaratan izin. Proses bakal dilaksanakan melalui sistem lelang elektronik alias e-Auction.
Frekuensi 1,4 GHz ditujukan untuk membuka jaringan akses nirkabel pita lebar (Broadband Wireless Access) dengan teknologi Time Division Duplex (TDD). Penggunaan pita ini diharapkan memberikan elastisitas bagi operator dalam menyediakan jasa internet berkualitas.
Tahapan seleksi bakal dilaksanakan secara objektif dan transparan melalui sistem pertimbangan manajemen serta pertimbangan komitmen pengembangan jaringan dan layanan. Pemerintah memastikan seluruh proses melangkah sesuai prinsip tata kelola nan baik.
Kemkomdig membujuk seluruh pelaku industri telekomunikasi untuk berperan-serta dalam proses seleksi ini. Partisipasi diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan prasarana dan ekosistem digital nan lebih merata dan inklusif.
Seleksi gelombang ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat pemerataan akses internet nasional. Sebelumnya, Kemkomdig juga telah mengalokasikan anggaran untuk pengembangan prasarana dan ekosistem digital.
Operator telekomunikasi seperti Telkomsel telah menyiapkan strategi dalam memperebutkan gelombang baru. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas jasa internet di beragam daerah.
Upaya peningkatan kualitas jaringan juga dilakukan melalui upgrade jasa 3G ke 4G di beragam kota. Transformasi teknologi ini menjadi bagian krusial dalam menyongsong era digital nan lebih maju.
Target pemerintah menyediakan internet 100 Mbps dengan nilai terjangkau semakin mendekati kenyataan. Kemkominfo sebelumnya menargetkan internet 100 Mbps seharga Rp100 ribu sebagai bagian dari komitmen pemerataan digital.
Proses lelang gelombang 1,4 GHz menjadi langkah strategis dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Dengan tambahan spektrum frekuensi, operator dapat mengoptimalkan jasa broadband untuk masyarakat.
Industri telekomunikasi Indonesia terus bergerak bergerak menyambut beragam kesempatan baru. Keberadaan gelombang tambahan diharapkan dapat mendorong penemuan dan kejuaraan sehat antar penyelenggara layanan.