Kemkomdigi Targetkan 2 Juta Wirausahawan Teknologi Lewat Garuda Spark

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Telset.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomdigi) meluncurkan program Garuda Spark untuk mencetak dua juta wirausahawan teknologi dari beragam daerah, sejalan dengan visi transformasi digital Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang sebagai wadah kerjasama dan inkubasi penemuan guna memperkuat ekonomi rakyat di luar kota besar.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Garuda Spark menjadi tonggak krusial mewujudkan visi presiden agar teknologi tidak hanya berkembang di pusat-pusat metropolitan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi baru di daerah. “Teknologi kudu memberdayakan rakyat, mendorong inovasi, dan menciptakan kesempatan di seluruh penjuru negeri,” ujar Meutya dalam keterangan pers, Rabu.

Melalui program ini, Kemkomdigi menargetkan lahirnya dua juta wirausahawan teknologi baru nan bisa membangun solusi nyata bagi sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lokal. Pendekatan ini sejalan dengan pentingnya teknologi untuk mendorong upaya wirausaha muda nan sedang berkembang di Indonesia.

Meutya menjelaskan bahwa Garuda Spark dirancang sebagai arena kerjasama dan inkubasi penemuan dimana startup, investor, dan pemangku kepentingan industri dapat berjumpa dan bekerja sama membangun solusi digital nan berdampak. Setiap hub tidak hanya menyediakan ruang kerja bersama, tetapi juga menjadi wadah pelatihan, pendampingan, serta akses pembiayaan bagi pelaku teknologi dari beragam daerah.

“Semangat dari program ini adalah from spark to impact, dari percikan menjadi dampak. Setiap hub bukan hanya ruang kerja bersama, tetapi juga arena kerjasama di mana buahpikiran berkembang, startup berjumpa dengan investor, dan penemuan menghadirkan nilai nyata bagi masyarakat,” jelas Meutya.

Program semacam ini mengingatkan pada inisiatif serupa dari perusahaan teknologi global, seperti Microsoft Imagine Cup nan telah lama menjadi wadah pengembangan talenta digital muda internasional.

Ekspansi dan Integrasi Ekosistem Digital

Kemkomdigi menargetkan terciptanya lapangan kerja baru dan peningkatan daya saing ekonomi lokal melalui Garuda Spark, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan industri kreatif. Program ini juga diharapkan dapat mempercepat pemerataan ekosistem digital hingga ke luar Jawa.

Hingga saat ini, Kemkomdigi telah meluncurkan dua hub pertama di Bandung dan Jakarta, dan bakal segera membuka dua hub berikutnya di Aceh dan Medan sebelum akhir 2025. Keempat letak ini menjadi titik awal pengembangan jaringan Garuda Spark di seluruh Indonesia.

Garuda Spark juga bakal terintegrasi dengan Hub.ID Connection Hub dan Startup Indonesia Dashboard – dua inisiatif nan sudah melangkah di Kemkomdigi untuk memperkuat ekosistem digital nasional. Integrasi ini bakal menghubungkan startup, investor, dan korporasi dunia melalui pedoman info terintegrasi serta program pendampingan berkelanjutan.

“Dashboard ini memberikan wawasan terpercaya bagi kreator kebijakan, investor, dan pelaku industri, membuka jalur kerjasama lintas sektor, dan memperkuat visibilitas potensi startup di seluruh negeri,” ungkap Meutya.

Pengembangan ekosistem digital ini perlu diimbangi dengan kesadaran bakal keamanan digital, mengingat adanya kekhawatiran mengenai aplikasi nan berpotensi menjadi spyware di kalangan pengguna.

Selain konsentrasi pada pengembangan startup, Kemkomdigi juga menjalankan inisiatif Digital Government Clinic untuk membantu kementerian, lembaga, dan pemerintah wilayah menghadirkan jasa publik digital nan lebih pandai dan efisien. Dengan demikian, penemuan digital tidak hanya tumbuh di sektor swasta, tetapi juga datang di jantung pelayanan negara.

“Inovasi tidak boleh berakhir di startup, tapi juga kudu hidup di dalam birokrasi. Melalui Digital Government Clinic, kami menghadirkan jasa publik nan lebih baik bagi setiap warga,” tutup Meutya menegaskan komitmen pemerintah dalam transformasi digital menyeluruh.

Selengkapnya