Telset.id – Google sedang menguji dua tombol AI baru pada aplikasi Google Translate nan memberikan penjelasan mendalam tentang terjemahan dan memungkinkan permintaan terjemahan nan disesuaikan. Fitur eksperimental ini menggantikan tombol “Ask A Follow-up” dengan opsi “Understand” dan “Ask” untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam memahami dan memodifikasi hasil terjemahan.
Menurut Google, aplikasi Translate menerjemahkan satu triliun kata setiap bulan. Dengan begitu banyak bahasa dan kata nan berbeda, tidak semua terjemahan bisa sempurna. Dua tombol AI baru ini dirancang untuk memberikan transparansi dan elastisitas lebih dalam proses penerjemahan.
Tombol “Understand” memberikan argumen di kembali terjemahan tertentu dengan menampilkan konteks tambahan dan wawasan tentang teks nan diterjemahkan. Fitur ini mencakup penjelasan tata bahasa nan menyelami struktur kalimat, penjelasan tentang makna kata dan idiom, serta catatan budaya nan menerangkan gimana tingkat kesopanan alias kelamin mempengaruhi terjemahan.

Sementara itu, tombol “Ask” memungkinkan pengguna meminta AI untuk terjemahan nan disesuaikan alias ditingkatkan. Pengguna dapat meminta terjemahan dengan nada nan berbeda seperti formal, kasual, alias disederhanakan, meminta terjemahan alternatif, meminta jenis regional terjemahan, alias meminta AI menggunakan sesuatu nan spesifik dalam kalimat.
Matt Sheets, Product Manager Google Translate, mengatakan, “Kami melampaui sekadar terjemahan bahasa-ke-bahasa sederhana.” Dia menambahkan bahwa aplikasi sekarang memungkinkan pengguna untuk “mendengarkan dan berbincang dengan percaya diri tentang topik nan Anda pedulikan.”
Font Lebih Besar untuk Kemudahan Membaca
Fitur baru lainnya nan sedang diuji adalah ukuran font nan lebih besar pada aplikasi Google Translate untuk Android jenis 9.21.36.816661266.2. Perubahan ini menampilkan teks nan diterjemahkan dalam font nan lebih besar dari nan sebelumnya digunakan, termasuk dalam mode layar penuh.
Font nan lebih besar ini bermaksud memudahkan orang dengan penglihatan kurang sempurna untuk memandang terjemahan. Fitur serupa telah tersedia dalam jenis iOS Google Translate dan diperkirakan segera datang untuk jenis Android aplikasi tersebut.

Pengguna nan belum mempunyai aplikasi di kedua platform dapat mengunduh Google Translate melalui tautan resmi. Untuk pengguna Android, aplikasi dapat diunduh melalui Play Store, sementara pengguna iPhone dapat menginstalnya melalui App Store.
Fitur Pembelajaran Bahasa Menyerupai Duolingo
Google Translate sekarang juga mengembangkan keahlian pembelajaran bahasa nan menyerupai platform seperti Duolingo. Komentar Sheets sejalan dengan pengumuman Google sebelumnya selama musim panas bahwa aplikasi Translate bakal lebih edukatif dan menawarkan pelajaran bergaya Duolingo.
Di aplikasi Google Translate, pengguna dapat menemukan tombol “Practice” di bagian kanan bawah layar. Fitur ini memungkinkan pengguna memilih untuk menampilkan bahasa Inggris, Spanyol, Prancis, alias Portugis sembari belajar bahasa Spanyol alias Prancis. Pengguna juga dapat memilih level bahasa nan mau dipelajari dari Basic, Intermediate, alias Advanced.
Fitur pembelajaran bahasa ini memungkinkan pengguna belajar menangani percakapan profesional, hubungan sehari-hari, dan langkah berbincang dengan kawan dan keluarga. Pengguna dapat belajar berbincang bahasa kedua saat menghadiri sekolah alias universitas, mendiskusikan seni, budaya, dan hiburan, serta saat menavigasi perjalanan dan transportasi.
Sheets menulis pada Agustus lalu, “Baik Anda pelajar pemula nan mau mulai berlatih percakapan alias pembicara lanjutan nan mau menyegarkan kosakata untuk perjalanan mendatang, Translate sekarang dapat membikin sesi latihan mendengarkan dan berbincang nan disesuaikan unik untuk Anda. Latihan interaktif ini dihasilkan secara real-time dan secara pandai menyesuaikan dengan level keahlian Anda.”
Fitur bahasa ini dianggap tetap dalam tahap Beta. Pengembangan ini menunjukkan komitmen Google dalam memperluas kegunaan Google Translate dari sekadar perangkat translator menjadi platform pembelajaran bahasa nan komprehensif.
Seperti nan pernah kami laporkan dalam artikel sebelumnya, Google memang telah bersiap menghadirkan fitur baru untuk belajar bahasa nan dapat bersaing dengan Duolingo. Perkembangan terbaru ini membuktikan komitmen tersebut mulai diwujudkan.
Dalam lanskap teknologi nan terus berkembang, integrasi AI dalam aplikasi seperti Google Translate menjadi tren nan semakin dominan. Seperti nan terlihat dalam pembaruan iOS terbaru, perusahaan teknologi terus berinovasi dengan keahlian kepintaran buatan untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Bagi pengguna nan memerlukan akses ke konten internasional, tersedia beragam langkah untuk mengakses info global. Seperti nan dijelaskan dalam panduan membuka situs nan diblokir, terdapat metode pengganti selain VPN nan dapat digunakan.
Dengan penambahan fitur-fitur baru ini, Google Translate tidak hanya sekadar menerjemahkan teks tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang bahasa dan budaya, sekaligus membantu pengguna mempelajari bahasa baru dengan pendekatan nan lebih interaktif dan personal.