Google Maps Android Uji Gemini Gantikan Google Assistant

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Telset.id – Google tengah menguji integrasi asisten AI Gemini ke dalam aplikasi Google Maps untuk perangkat Android. Perubahan ini bakal menggantikan peran Google Assistant dengan keahlian AI nan lebih canggih dalam membantu navigasi dan pencarian info selama perjalanan.

Fitur baru ini ditemukan oleh Android Authority dalam jenis beta Google Maps 25.41.03.815390258. Ketika diaktifkan, pengguna nan mengetuk ikon mikrofon di perspektif kanan atas antarmuka navigasi bakal langsung berinteraksi dengan Gemini, bukan lagi dengan Google Assistant.

Visual perubahan ini cukup jelas terlihat. Ikon mikrofon nan biasanya berwarna unik Google bakal berubah menjadi ikon percikan Gemini ketika fitur ini aktif. Transisi ini menandai langkah besar Google dalam menyatukan ekosistem AI-nya di beragam layanan, termasuk aplikasi pemetaan nan paling banyak digunakan di dunia.

Gemini replaces Google Assistant on Google Maps.

Kemampuan Unggulan Gemini di Google Maps

Lalu, apa kelebihan Gemini dibandingkan Google Assistant dalam konteks navigasi? Tanpa perlu membuka menu pengaturan nan rumit, pengguna dapat meminta Gemini untuk mengubah rute perjalanan kapan saja guna menghindari jalan tol alias jalan raya. Kemudahan ini sangat berfaedah bagi pengemudi nan mau menghemat waktu tanpa kudu berakhir untuk mengatur ulang rute secara manual.

Gemini juga bisa menjawab beragam pertanyaan kontekstual selama perjalanan. Pengguna dapat menanyakan kondisi cuaca di sepanjang rute, mencari tempat makan terdekat, alias info lain nan relevan dengan perjalanan mereka. Kemampuan pemahaman bahasa alami nan lebih baik pada Gemini memungkinkan hubungan nan lebih natural dan intuitif.

Integrasi ini juga memungkinkan akses langsung ke aplikasi Gemini dari dalam Google Maps. Pengguna dapat melakukan beragam penyesuaian dan perubahan tanpa perlu keluar dari aplikasi pemetaan, menciptakan pengalaman nan lebih terpadu dan efisien.

Ketersediaan dan Proses Migrasi

Meskipun Android Authority sukses mengaktifkan fitur ini melalui penelitian dengan aplikasi, jenis Google Maps dengan integrasi Gemini belum tersedia secara luas. Namun, kemungkinan besar jenis terbaru ini bakal segera diluncurkan melalui pembaruan aplikasi reguler dalam waktu dekat.

Google memang telah secara konsisten menggantikan Google Assistant dengan Gemini di beragam bagian sistem Android. Langkah ini dinilai positif mengingat keahlian Gemini nan jauh lebih komprehensif dibandingkan pendahulunya. Pengguna mendapatkan jawaban nan lebih mendalam untuk pertanyaan mereka, apalagi dapat menggunakan Gemini untuk mengatur sirine dan timer.

Google tests a very welcome change to the Android version of Google Maps

Bagi pengguna Android nan mau beranjak dari Google Assistant ke Gemini, prosesnya cukup sederhana. Cara termudah adalah melalui aplikasi Gemini dengan membuka aplikasi, mengetuk foto profil alias inisial di perspektif kanan atas, masuk ke Pengaturan, memilih “Asisten digital dari Google”, dan memilih Gemini dari daftar nan tersedia.

Alternatif lain adalah melalui aplikasi Pengaturan perangkat Android dengan membuka Pengaturan, pergi ke Aplikasi (atau “Aplikasi & notifikasi”), mengetuk Assistant (atau “Aplikasi default” > “Aplikasi asisten digital”), memilih “Asisten digital dari Google”, dan memilih Gemini.

Setelah mengganti Google Assistant dengan Gemini, semua metode aktivasi asisten sebelumnya bakal tetap berfungsi, termasuk mengucapkan “Hey Google” alias menekan lama tombol power alias home. Bagi nan tidak puas dengan pengalaman menggunakan Gemini, pengguna dapat kembali ke Google Assistant kapan saja melalui pengaturan nan sama.

Perkembangan ini menunjukkan komitmen Google dalam merombak kreasi UI Maps nan dimulai dari jenis Android. Integrasi AI canggih seperti Gemini menjadi bagian dari strategi besar untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan.

Sementara untuk pengguna iOS, belum jelas apakah mereka bakal mendapatkan keahlian serupa dalam jenis Google Maps untuk iPhone. Saat ini, integrasi Gemini dengan Google Maps tampaknya bakal menjadi eksklusif untuk pengguna Android terlebih dahulu.

Inovasi Google Maps terus bersambung dengan beragam fitur baru di iOS dan Android nan dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna modern. Dari keahlian memeriksa kualitas udara hingga integrasi AI nan lebih cerdas, Google Maps terus berkembang menjadi platform navigasi nan lebih komprehensif.

Fitur-fitur praktis seperti pengecekan biaya tol telah tersedia baik untuk pengguna Android maupun iPhone, menunjukkan bahwa Google tetap berkomitmen memberikan pengalaman terbaik di semua platform, meskipun beberapa fitur canggih mungkin datang lebih dulu ke Android.

Dengan persaingan nan semakin ketat di pasar aplikasi pemetaan, termasuk kemungkinan Apple Maps tersaingi oleh kehadiran aplikasi pemetaan lain di Android, integrasi Gemini ini dapat menjadi nilai tambah nan signifikan bagi Google Maps dalam mempertahankan posisinya sebagai aplikasi navigasi terdepan.

Selengkapnya