– Kenaikan nilai Ethereum sekitar 10 persen sepanjang Januari kembali mengarahkan perhatian analiske diagram harian, di mana struktur nilai mulai menunjukkan potensi lanjutan ke atas, meski tetap berjuntai pada satu level teknikal kunci nan belum sukses direbut kembali.
Pada diagram harian, Ethereum membentuk pola double bottom nan berkembang sepanjang kuartal keempat 2025. Ini mencerminkan pertahanan berulang di area permintaan nan sama. Jika pola ini terkonfirmasi, proyeksi teknikal mengarah ke area US$ 3.900, sekitar 20 persen di atas level nilai saat ini. Namun, sebelum itu, Ethereum tetap kudu melewati rintangan utama berupa 200-day exponential average (EMA).

Sejak tren nan lebih luas berbalik bearish pada November lalu, nilai Ethereum telah dua kali lipat kandas memperkuat di atas EMA tersebut. Setiap penolakan sebelumnya diikuti oleh kelanjutan penurunan. Dengan nilai kembali menguji area nan sama, pasar sekarang menanti apakah percobaan kali ini bakal membawa hasil berbeda.
Analis teknikal menilai bahwa penutupan harian nan bersih di atas 200-EMA bakal menjadi sinyal kuat bahwa nilai mulai diterima kembali di atas resiten tren jangka panjang. Dari perspektif pandang struktur pasar, penutupan di atas US$ 3.300 juga bakal menandai bullish break of structure pada diagram harian, memperkuat pengesahan skenario double bottom.
Baca Juga: Apa Jadinya Sekarang Jika Anda Masuk US$ 1.000 di Bitcoin pada Awal 2025?
Di kembali pergerakan nilai tersebut, info volume memberikan gambaran nan lebih berlapis. Indikator Cumulative Volume Delta (CVD), nan mengukur selisih antara order beli dan jual agresif, menunjukkan tren naik selama tiga pekan terakhir.
Data dari CryptoQuant memperlihatkan bahwa baik pasar spot maupun futures sama-sama mencatat kekuasaan pembeli, sebuah sinyal nan biasanya mencerminkan permintaan nyata, bukan sekadar penutupan posisi short.
Namun gambaran tersebut tidak sepenuhnya seragam. Data dari Hyblock Capital mengungkap adanya divergensi antar golongan pelaku pasar. Dompet whale dengan nilai antar US$ 100.000 hingga US$ 10 juta mencatat delta kumulatif negatif sekitar US$ 40 juta dalam sepekan terakhir. Sebaliknya, partisipan ritel dan trader berukuran menengah justru mencatat arus beli moderat dalam beberapa hari terakhir.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa reli Ether sejauh ini lebih banyak didorong oleh partisipasi ritel dan pelaku menengah, bukan akumulasi garang dari pemain besar. Dalam konteks ini, keahlian nilai untuk menembus dan memperkuat di atas 200-EMA bakal menjadi penentu apakah pelaku institusional dan whale kembali masuk, alias justru tetap berada di sisi defensif.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
4 hari yang lalu