Cara Batalkan Game Pass Ultimate Setelah Kenaikan Harga 50%

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Telset.id – Jika Anda termasuk fans Xbox nan kaget dengan lonjakan nilai Game Pass Ultimate, Anda tidak sendirian. Keputusan Microsoft meningkatkan nilai langganan dari $20 menjadi $30 per bulan—atau setara kenaikan 50%—memang cukup membikin mata berkedip. Padahal, belum lama ini nilai konsol Xbox Series X juga sudah dinaikkan, membikin banyak gamer berpikir ulang tentang komitmen mereka terhadap ekosistem Microsoft.

Lonjakan nilai ini terjadi di tengah persaingan ketat di industri gaming, di mana pengganti seperti Asus ROG Ally menawarkan pengalaman gaming portabel nan semakin menarik. Meskipun Microsoft memberikan tambahan benefit termasuk keanggotaan Fortnite Crew, bagi banyak pengguna, kenaikan $10 per bulan terasa terlalu signifikan—terutama di tengah tekanan ekonomi dunia nan belum sepenuhnya stabil.

Pertanyaannya: apakah Anda kudu membatalkan langganan sepenuhnya, alias cukup menurunkan tier ke opsi nan lebih terjangkau? Keputusan ini tidak sederhana, lantaran membatalkan Game Pass Ultimate berfaedah kehilangan akses ke multiplayer online, salah satu fitur inti bagi organisasi gaming. Namun, dengan tersedianya tier Game Pass Premium ($15/bulan) dan Game Pass Essential ($10/bulan) nan tidak mengalami kenaikan nilai serupa, downgrade bisa menjadi solusi kompromi nan masuk akal.

Langkah Demi Langkah Membatalkan Game Pass Ultimate

Proses pembatalan Game Pass Ultimate sebenarnya cukup sederhana, asalkan Anda ingat info login Microsoft account. Berbeda dengan pengaturan pada konsol Xbox, manajemen langganan kudu dilakukan melalui browser web—baik di komputer maupun perangkat mobile.

Pertama, akses akun Microsoft Anda dengan mengklik ikon profil di pojok kanan atas situs Microsoft, alias langsung menuju ke account.microsoft.com. Setelah login, navigasi ke tab “Subscriptions” di sidebar kiri. Di bagian Game Pass, klik “Manage” dan kemudian pilih opsi “Cancel subscription” nan biasanya berada di posisi terbawah menu.

Menu nan ditampilkan Microsoft saat Anda mencoba membatalkan langganan Game Pass

Yang menarik, Microsoft seringkali menawarkan opsi refund parsial tergantung waktu langganan dan tanggal penagihan berikutnya. Jika Anda memilih untuk berakhir segera daripada menunggu akhir periode penagihan, mungkin ada sebagian biaya nan dikembalikan—meskipun kebijakan ini bisa bervariasi tergantung region dan metode pembayaran.

Setelah konfirmasi, langganan Anda bakal segera dihentikan. Namun ingat, begitu membatalkan, akses ke seluruh library Game Pass dan fitur multiplayer online bakal hilang. Bagi nan mengandalkan Xbox untuk gaming sosial, ini adalah pertimbangan serius nan tidak bisa dianggap enteng.

Alternatif Cerdas: Downgrade ke Tier Lebih Rendah

Bagi nan tidak mau kehilangan akses sepenuhnya tetapi tetap mau menghemat pengeluaran, downgrade ke tier lebih rendah adalah solusi nan patut dipertimbangkan. Prosesnya nyaris mirip dengan pembatalan, hanya saja Anda memilih opsi “Change subscription plan” daripada “Cancel subscription”.

Menu untuk mengganti langganan nan ditampilkan Microsoft saat Anda mencoba mengelola langganan Game Pass

Game Pass Premium dengan nilai $15 per bulan tetap menawarkan akses ke library game nan luas, sementara Game Pass Essential di $10 per bulan memberikan benefit multiplayer online tanpa akses ke katalog game tambahan. Pilihan ini menjadi semakin relevan mengingat rencana Microsoft mengembangkan Xbox handheld nan kemungkinan bakal terintegrasi dengan ekosistem Game Pass.

Setelah memilih tier baru, Microsoft bakal meminta konfirmasi dan mungkin memverifikasi metode pembayaran. Klik “Subscribe” dan perubahan bakal langsung berlaku. Transisi biasanya mulus tanpa gangguan layanan, meskipun beberapa fitur premium tentu saja tidak bakal tersedia di tier nan lebih rendah.

Strategi downgrade ini terutama menarik bagi mereka nan tetap mau tetap terhubung dengan organisasi gaming Xbox namun dengan budget lebih terbatas. Dalam konteks nan lebih luas, ini mencerminkan gimana Microsoft berupaya menyeimbangkan antara tekanan upaya dan loyalitas konsumen di tengah persaingan dengan platform seperti Meta Quest.

Keputusan akhir tentu kembali kepada preferensi dan kebutuhan masing-masing gamer. nan jelas, dalam era di mana pilihan gaming semakin beragam—dari cloud gaming hingga VR—konsumen sekarang mempunyai leverage lebih besar dalam menentukan nilai dari setiap dolar nan mereka keluarkan untuk intermezo digital.

Selengkapnya