Bytedance Luncurkan Seed3d 1.0, Ubah Foto 2d Jadi Model 3d Realistis

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Telset.id – Bayangkan Anda mengambil foto sebuah bangku tua di pasar loak, lampau dalam hitungan detik mengubahnya menjadi model 3D sempurna nan siap digunakan untuk movie animasi alias simulasi robot. Itulah nan sekarang ditawarkan ByteDance melalui terobosan terbarunya: Seed3D 1.0.

Sebagai induk perusahaan TikTok, ByteDance tidak main-main dengan teknologi ini. Mereka menyebut Seed3D 1.0 sebagai “pipa lengkap” untuk menciptakan konten 3D berbobot simulasi dari sekadar gambar 2D biasa. Bukan hanya sekadar model kasar, hasilnya mencakup pengetahuan ukur detail, tekstur fotorealistis, dan material rendering berbasis fisika nan membuatnya nyaris tak bisa dibedakan dari objek nyata.

Lalu, apa nan membikin teknologi ini begitu spesial dibandingkan solusi serupa di pasaran? Rahasianya terletak pada arsitektur Diffusion Transformer nan sedang naik daun, didukung training dengan dataset masif. ByteDance secara terang-terangan mengincar posisi dominan di ruang generatif 3D dengan konsentrasi pada tiga pilar utama: realisme, struktur, dan skalabilitas.

Mengungguli Kompetitor dengan Parameter Lebih Efisien

Meski tools seperti Gaussian Splatting dan proyek open source Hunyuan3D telah mendorong batas teknologi 3D, ByteDance menyatakan Seed3D 1.0 bisa mengungguli baik rival open source maupun closed source dalam perihal kualitas tekstur dan ketepatan geometri. nan mengejutkan, pencapaian ini diraih dengan hanya 1.5 miliar parameter—separuh dari model Hunyuan3D 2.1 nan menggunakan 3 miliar parameter.

Efisiensi semacam ini bukanlah prestasi kecil. Dalam bumi AI, lebih sedikit parameter sering berfaedah lebih sigap dan lebih murah untuk dijalankan, namun tetap mempertahankan—bahkan meningkatkan—kualitas output. Ini seperti mempunyai smartphone dengan performa flagship namun dengan nilai terjangkau—nilai nan susah ditolak.

Inovasi inti Seed3D terletak pada kombinasi Diffusion Transformer multimodal dan strategi generasi bertahap. Prosesnya dimulai dengan menganalisis gambar menggunakan model vision-language untuk mengekstrak petunjuk tingkat objek dan spasial. Kemudian, sistem menghasilkan model 3D perseorangan dan merakitnya menjadi scene lengkap.

Dari Satu Kursi Hingga Seluruh Kota

Skalabilitas menjadi salah satu kelebihan utama Seed3D 1.0. Teknologi ini bisa berkembang dari menghasilkan model tunggal seperti bangku hingga menciptakan instansi komplit dengan segala perabotannya, apalagi lanskap kota berskala besar. Kemampuan ini membuka pintu bagi beragam aplikasi praktis—mulai dari kreasi interior virtual hingga perencanaan kota cerdas.

Bagi Anda nan pernah mencoba membuat stiker WA dengan foto, bayangkan kemudahan serupa namun untuk objek 3D kompleks. Perbedaannya, Seed3D menangani kompleksitas teknis nan jauh lebih tinggi dengan presisi mengagumkan.

Aspek lain nan membedakan Seed3D adalah kemampuannya mempertahankan konsistensi tekstur dari beragam perspektif pandang. Alih-alih mengandalkan tekstur generik, sistem ini menghasilkan material nan selaras dengan pandangan dan tetap koheren dari setiap sudut. Pendekatan ini memastikan realisme dan kecermatan struktural untuk penggunaan tingkat simulasi.

Bukan Hanya untuk Hiburan Semata

Output Seed3D 1.0 tidak hanya ditujukan untuk keperluan penelitian alias hiburan. Model nan dihasilkan dapat langsung diintegrasikan ke platform simulasi seperti Isaac Sim untuk training AI berwujud. Ini berfaedah robot masa depan bisa dilatih di lingkungan virtual nan sangat realistis sebelum diterjunkan ke bumi nyata.

Dalam konteks nan lebih luas, teknologi ini sejalan dengan perkembangan perangkat seperti Realme GT8 dengan kamera canggihnya—keduanya mendorong batas antara konten nyata dan sintetis. Saat pemisah antara realitas dan konten buatan semakin kabur, Seed3D 1.0 menandai lompatan signifikan tidak hanya untuk ByteDance, tetapi juga untuk pembuat konten 3D, developer robotika, dan platform komputasi spasial di seluruh dunia.

Pertanyaannya sekarang: akankah teknologi semacam ini membikin proses imajinatif menjadi lebih mudah, alias justru mengubah peran pembuat manusia di masa depan? nan pasti, dengan tools seperti Seed3D 1.0, masa depan konten 3D terlihat lebih cerah—dan lebih realistis—daripada sebelumnya.

Selengkapnya