Asus Nuc 16 Pro: Mini Pc Ai Monster Yang Bikin Desktop Besar Minder

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Pernahkah Anda membayangkan mempunyai kekuatan komputasi setara workstation kelas atas, namun dikemas dalam kotak nan ukurannya tak lebih besar dari tumpukan CD lama? Di era di mana ruang kerja semakin minimalis namun tuntutan keahlian meroket, paradoks ini menjadi tantangan bagi banyak produsen teknologi. Kita sering kali dipaksa memilih antara performa sadis dengan bodi bongsor, alias kreasi ringkas namun performanya “ngos-ngosan” saat diajak kerja berat.

Namun, arena CES 2026 seolah menjadi panggung pembuktian bagi ASUS untuk mematahkan stigma tersebut. Di tengah riuh rendah penemuan teknologi global, raksasa teknologi asal Taiwan ini memperkenalkan ASUS NUC 16 Pro. Ini bukan sekadar pembaruan rutin dari lini Next Unit of Computing (NUC) nan legendaris, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa masa depan komputasi upaya ada pada pemrosesan AI lokal nan bertenaga.

Perangkat ini datang sebagai jawaban bagi ahli dan pelaku industri nan memerlukan “otak” pandai di meja kerja mereka tanpa kudu mengorbankan ruang. Dengan spesifikasi nan mengejutkan untuk ukurannya, NUC 16 Pro siap mengubah langkah Anda memandang PC desktop. Mari kita bedah lebih dalam apa nan membikin kotak mini ini begitu spesial dan kenapa dia layak menjadi pusat perhatian di CES tahun ini.

Otak Cerdas dengan Kekuatan AI Masif

Jantung dari ASUS NUC 16 Pro adalah bukti nyata dari lompatan teknologi prosesor mobile. ASUS tidak main-main dengan menanamkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 388H Series 3. Chip ini beraksi dengan Thermal Design Power (TDP) 65W, nomor nan cukup garang untuk sasis sekecil ini, menjanjikan performa nan responsif untuk beban kerja berat. Bagi Anda nan mempunyai kebutuhan lebih moderat, tersedia pula opsi Core Ultra X7, Core Ultra 7, dan Core Ultra 5, di mana beberapa modelnya telah mendukung fitur keamanan kelas enterprise, Intel vPro.

Namun, bintang utamanya bukanlah sekadar kecepatan clock CPU, melainkan keahlian kepintaran buatannya. Sistem ini dilengkapi dengan NPU 5 (Neural Processing Unit) bawaan nan bisa menyemburkan keahlian hingga 180 platform TOPS (Trillion Operations Per Second). Angka ini sangat krusial untuk tugas-tugas Produk AI seperti konklusi lokal, analitik info real-time, dan otomatisasi industri tanpa kudu berjuntai sepenuhnya pada cloud.

ASUS NUC 16 Pro Mini PC

Untuk urusan grafis, ASUS memberikan fleksibilitas. Anda bisa mendapatkan unit dengan skematis terintegrasi Intel Arc B390 alias Intel Graphics standar. Kombinasi CPU dan NPU nan kuat ini menjadikan NUC 16 Pro sebagai salah satu mesin Standar Baru untuk komputasi edge nan paling kapabel di pasaran saat ini.

Dilema Memori: Kecepatan alias Kapasitas?

Salah satu aspek paling menarik dari NUC 16 Pro adalah pendekatan ASUS terhadap memori. Mereka menawarkan dua “kepribadian” berbeda nan kudu Anda pilih dengan bijak sejak awal pembelian. Pilihan ini bakal sangat berjuntai pada prioritas kerja Anda: apakah Anda memuja kecepatan transfer info ekstrem alias elastisitas upgrade di masa depan?

Model pertama menggunakan memori LPDDR5x. Varian ini mendukung hingga 96GB memori dual-channel nan disolder langsung ke board (on-board). Keunggulannya adalah kecepatan nan fantastis, mencapai 9600 MT/s. Namun, konsekuensinya adalah Anda tidak bisa menambah kapabilitas RAM ini di kemudian hari. Ini adalah pilihan bagi mereka nan menginginkan performa maksimal “out of the box”.

Sebaliknya, model kedua diperuntukkan bagi pengguna konvensional nan menyukai fleksibilitas. Varian ini dilengkapi dengan dua slot SO-DIMM DDR5 nan memungkinkan Anda memasang memori hingga 128GB. Meskipun kecepatannya mungkin tidak seagresif jenis LPDDR5x, opsi ini memberikan ruang bernapas nan lega untuk ekspansi jangka panjang. Teknologi ini mengingatkan kita pada elastisitas nan juga ditawarkan pada Core Ultra di perangkat laptop mainstream lainnya.

Konektivitas Tanpa Kompromi

Seringkali, ukuran mini berfaedah memangkas jumlah port. Namun, ASUS NUC 16 Pro sepertinya menolak norma alam tersebut. Konektivitas nan ditawarkan perangkat ini bisa membikin iri pengguna desktop tower sekalipun. Bayangkan, Anda bisa menghubungkan hingga empat layar 4K sekaligus. Dukungan ini dimungkinkan berkah kehadiran port Thunderbolt 4, HDMI 2.1, dan DisplayPort 2.1, tergantung pada model nan Anda pilih.

Untuk jaringan, ASUS menyematkan dual 2.5G Ethernet ports, memastikan hubungan kabel nan stabil dan kencang untuk kebutuhan server alias transfer info besar. Di sisi nirkabel, perangkat ini sudah siap menyambut masa depan dengan support Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 terbaru. Ini menjamin latensi super rendah nan sangat dibutuhkan dalam lingkungan upaya modern.

Susunan port fisiknya pun sangat lengkap:

  • Depan: Satu port USB-C 3.2 Gen 2×1 dan dua port USB-A 3.2 Gen 2 untuk akses cepat.
  • Belakang: Dua port USB-A 3.2, dua port Thunderbolt 4, output video, dan jack DC-in.
  • Internal: Header untuk RS-232 dan ekspansi PCIe x1.

Kehadiran header internal RS-232 dan PCIe x1 ini menegaskan posisi NUC 16 Pro bukan sekadar PC rumahan, melainkan mesin nan siap diterjunkan ke pengaturan industri nan kompleks.

Ketahanan Militer dalam Sasis 0,7 Liter

Semua teknologi canggih di atas dikemas dalam sasis tool-less (tanpa alat) nan memudahkan proses upgrade penyimpanan. Bicara soal penyimpanan, tersedia dua slot M.2 2280. Satu slot mendukung kecepatan PCIe Gen 5 x4 nan super kencang, sementara slot lainnya mendukung PCIe Gen 4 x4. Opsi SSD nan ditawarkan pun sangat luas, mulai dari 128GB hingga kapabilitas monster 8TB.

Secara fisik, dimensi NUC 16 Pro sangat ringkas, ialah 144 x 117 x 42 mm dengan volume hanya 0,7 liter. Bobotnya pun ringan, berkisar antara 750g hingga 910g. Namun, jangan biarkan ukurannya menipu Anda. ASUS telah memastikan perangkat ini lolos uji standar militer MIL-STD-810H. Artinya, mini PC ini telah teruji ketahanannya terhadap panas, dingin, getaran, guncangan, hingga kelembapan ekstrem.

Sistem pendingin dual-fan memastikan suhu tetap terjaga meski bekerja keras dalam sasis nan sempit. Perangkat ini datang dengan sistem operasi Windows 11 Home alias Pro, namun juga tersedia dalam jenis barebone kit nan kompatibel dengan Linux, memberikan kebebasan penuh bagi para opreker alias sistem integrator.

ASUS NUC 16 Pro membuktikan bahwa di tahun 2026, performa tinggi dan keahlian AI tidak lagi kudu identik dengan perangkat besar nan menyantap tempat. Ini adalah solusi elegan bagi Anda nan menginginkan kekuatan maksimal dalam kreasi nan minimal.

Selengkapnya