Telset.id – Sementara pasar dunia menanti kehadiran Poco F8 Pro dan F8 Ultra, sebuah kejutan lain sedang dipersiapkan di kembali layar. Bocoran terbaru dari sertifikasi SGS justru mengungkap perincian awal tentang Poco X8 Pro, nan disebut-sebut bakal membawa paket baterai dan pengisian daya nan betul-betul menggoda. Apakah ini jawaban untuk keluhan baterai smartphone nan kerap lenyap di tengah hari?
Perangkat dengan kode model 2511FPC34G ini muncul dalam catatan sertifikasi SGS, membawa berita ceria bagi para pengguna nan mengutamakan ketahanan baterai. Daftar tersebut mengonfirmasi support konektivitas standar seperti Bluetooth, WLAN, NFC, dan nan paling penting, support 5G nan komprehensif meliputi band n1, n3, n7, n8, n28, n38, n41, dan n78. Tak ketinggalan, port USB Type C nan sudah menjadi standar industri modern juga turut dikonfirmasi kehadirannya.
Namun, nan paling menarik perhatian adalah rincian tentang paket daya. Sertifikasi mengungkap penggunaan baterai bercap BM6Q dengan kapabilitas 6500 mAh dan nilai rated 6330 mAh. Bayangkan, dengan kapabilitas sebesar ini, Anda bisa menjelajahi bumi digital seharian penuh tanpa perlu cemas mencari stopkontak. Dan ketika waktunya mengisi ulang, adapter daya MDY-19-EX siap memberikan charging wired 100W dengan perlindungan Class II. Dalam hitungan menit saja, perangkat ini bisa kembali siap menemani aktivitas Anda.

Perjalanan Poco X8 Pro sebenarnya sudah bisa dilacak sejak Juli lampau ketika muncul di sertifikasi EEC, meski saat itu tidak ada info signifikan nan terungkap. Kini, dengan bocoran dari SGS, kita mulai memandang gambaran nan lebih jelas tentang apa nan bakal ditawarkan seri penerus dari Poco X7 Series nan baru saja masuk Indonesia ini.
Koneksi dengan Redmi Turbo 5: Strategi Rebranding nan Terus Berlanjut
Laporan-laporan sebelumnya telah mengisyaratkan kemungkinan bahwa Poco X8 Pro bakal datang sebagai jenis rebranded dari Redmi Turbo 5 nan belum diluncurkan. Teori ini semakin menguat ketika perangkat Redmi dengan model number 2511FRT34C muncul di website sertifikasi 3C awal bulan ini. Kesamaan dalam penomoran model ini memperkuat ekspektasi bahwa Poco mungkin bakal melanjutkan strategi usual-nya dalam mengadaptasi model-model Redmi tertentu untuk pasar dunia di bawah bendera Poco.
Jika teori ini terbukti akurat, Poco X8 Pro kemungkinan besar bakal membawa sebagian besar profil hardware nan sama dengan Redmi Turbo 5 nan bakal datang. Menurut beragam laporan, Turbo 5 nan bakal menjadi perangkat eksklusif China ini bakal menampilkan layar OLED LTPS 1.5K flat berukuran 6,67 inci, frame tengah berbahan metal, chipset Dimensity 8500-Ultra (yang tetap bakal datang), dan baterai dengan kapabilitas sekitar 7.000 mAh.
Ada kemungkinan bahwa Poco X8 Pro nan ditujukan untuk pasar dunia bakal membawa baterai nan lebih kecil, seperti nan terlihat dalam bocoran SGS. Ini bukan perihal baru dalam strategi Poco, di mana mereka sering menyesuaikan spesifikasi tertentu untuk menyesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan pasar nan berbeda-beda. Seperti nan kita lihat pada Poco X7 Series nan resmi dikonfirmasi bakal segera datang di Indonesia, penyesuaian semacam ini justru bisa menjadi kelebihan kompetitif.
Timeline Peluncuran: Antara Spekulasi dan Realita
Berdasarkan bocoran-bocoran sebelumnya, seri Poco X8 diperkirakan bakal meluncur pada Januari tahun depan. Sementara untuk Turbo 5, perangkat tersebut mungkin bakal diluncurkan lebih awal, ialah pada bulan Desember ini di China. Timeline ini memberikan gambaran bahwa Poco mau memberikan jarak waktu nan cukup antara peluncuran jenis China dan global, memungkinkan mereka untuk melakukan penyesuaian dan optimasi berasas feedback awal dari pasar China.
Pertanyaannya sekarang: apakah strategi rebranding ini bakal sukses mempertahankan momentum positif nan dibangun oleh Xiaomi 17 Pro Max nan baru-baru ini menguasai ranking performa Android? Atau justru bakal menciptakan kebingungan di kalangan konsumen? nan pasti, dengan kombinasi baterai besar dan charging super cepat, Poco X8 Pro setidaknya sudah menunjukkan komitmennya untuk menjawab kebutuhan praktis pengguna smartphone modern.
Dengan kapabilitas baterai 6500 mAh dan support charging 100W, Poco X8 Pro berpotensi menjadi jawaban bagi mereka nan capek dengan smartphone nan kudu dicharge acapkali dalam sehari. Dalam era di mana kita semakin berjuntai pada perangkat mobile untuk bekerja, bersosialisasi, dan hiburan, ketahanan baterai bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan kebutuhan primer. Dan Poco tampaknya memahami betul perihal ini.
Sebagai penutup, meski tetap berupa bocoran dan spekulasi, kemunculan Poco X8 Pro dalam sertifikasi SGS memberikan secercah angan bagi pasar smartphone menengah nan ha bakal inovasi. Dengan warisan positif dari Poco X7 Series nan mengandalkan performa kencang, tidak berlebihan jika kita berambisi bahwa Poco X8 Pro bakal membawa terobosan nan lebih berarti. Tunggu saja Januari mendatang – saat semua teka-teki ini akhirnya terungkap.