Telset.id – Jika Anda tetap terjebak dalam pola pikir “perang konsol” tradisional di mana satu titel gim hanya milik satu platform selamanya, tahun 2026 tampaknya menjadi waktu nan tepat untuk merevisi pandangan tersebut. Kabar terbaru nan cukup mengejutkan datang dari kubu Microsoft, di mana salah satu titel jagoan mereka, Avowed, dipastikan bakal menyeberang ke wilayah kompetitor. Langkah ini bukan sekadar porting biasa, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa strategi upaya Xbox sekarang telah berubah total, lebih mengutamakan jangkauan pemain daripada ego eksklusivitas perangkat keras.
Obsidian Entertainment, studio veteran di kembali gim RPG khayalan ini, telah mengonfirmasi bahwa karya mereka bakal mendarat di PlayStation 5 pada tanggal 17 Februari mendatang. Tanggal ini dipilih bukan tanpa alasan, lantaran peluncuran tersebut hanya berbeda satu hari dari peringatan satu tahun gim tersebut dirilis pertama kali. Bagi para pemilik konsol Sony nan selama ini hanya bisa mendengar pujian mengenai bumi Eora tanpa bisa mencicipinya, penantian panjang tersebut akhirnya bakal terbayar lunas dalam hitungan minggu.
Peluncuran ini juga membawa angin segar bagi para pemain lama maupun baru. Bersamaan dengan debutnya di PS5, sebuah pembaruan besar berjudul Anniversary Update bakal diluncurkan secara serentak di semua platform. Ini adalah momen nan krusial, lantaran pembaruan tersebut tidak hanya menambal celah teknis, tetapi juga menghadirkan fitur-fitur nan sangat diminta oleh komunitas, termasuk mode New Game+ nan memungkinkan pemain mengulang petualangan dengan semua perlengkapan dan peningkatan nan telah mereka raih sebelumnya.
Tidak hanya itu, bagi Anda nan doyan mengabadikan momen artistik dalam gim, mode foto juga bakal ditambahkan, melengkapi kehadiran jenis senjata baru nan siap mengubah style berkompetisi Anda. Langkah Microsoft untuk memperluas akses gim ini sejalan dengan manuver upaya mereka belakangan ini, seperti upaya akuisisi studio nan garang demi memperkaya perpustakaan konten mereka.
Daya Tarik Magis Dunia Eora
Berbicara mengenai kualitas, Avowed bukanlah titel sembarangan nan sekadar “numpang lewat” di katalog Game Pass. Gim ini berlatar di alam semesta nan sama dengan seri Pillars of Eternity, sebuah bumi kaya narasi nan sudah lama menjadi taman bermain bagi Obsidian. Dalam gim ini, pemain ditugaskan untuk menyelidiki pandemi jamur misterius nan menginfeksi dunia, sebuah premis nan terdengar sederhana namun dieksekusi dengan kedalaman nan luar biasa.
Kekuatan utama gim ini terletak pada penulisan naskahnya. Seperti nan dilaporkan oleh banyak kritikus, termasuk catatan dari senior reporter Engadget, Jessica Conditt, narasi dalam gim ini sangatlah “bintang”. Misi sampingan nan biasanya hanya menjadi pelengkap di gim lain, di sini justru menjadi panggung utama untuk menggali latar belakang para pendamping karakter utama nan menyentuh hati. Hal ini mengingatkan kita pada dedikasi Sony dalam merawat fanbase mereka, seperti saat mereka merilis koleksi PlayStation nan memicu nostalgia mendalam.
Secara visual, gim ini digambarkan sangat memukau dengan sistem pertarungan nan sepenuhnya dapat disesuaikan. Salah satu aspek nan sering diabaikan namun sangat diapresiasi adalah pemisah beban bawaan (encumbrance limit) nan tergolong murah hati, membiarkan pemain lebih konsentrasi pada eksplorasi daripada manajemen inventaris nan membosankan. Sensasi magis dalam gim ini terasa nyata, dan itu bukan sekadar pengaruh fatamorgana dari jamur-jamur nan menjadi tema cerita.
Eksodus Gim Xbox ke PlayStation
Keputusan untuk membawa Avowed ke PS5 bukanlah kejadian tunggal, melainkan bagian dari gelombang besar migrasi titel first-party Xbox ke konsol tetangga. Dalam dua tahun terakhir, kita telah menyaksikan judul-judul raksasa seperti Forza Horizon 5, Indiana Jones and the Great Circle, Senua’s Saga: Hellblade II, dan Sea of Thieves menanggalkan status eksklusif mereka. Strategi ini jelas menunjukkan bahwa Microsoft sekarang memandang perangkat lunak dan jasa sebagai ujung tombak, bukan lagi sekadar penjualan kotak konsol.
Namun, kejutan terbesar mungkin belum tiba. Laporan terbaru mengindikasikan bahwa sesuatu nan dulunya dianggap mustahil namalain “tabu” dalam industri gim bakal segera terjadi: sebuah gim Halo bakal datang di PS5 pada akhir tahun ini. Jika Master Chief betul-betul menginjakkan kaki di platform Sony, maka bisa dikatakan bahwa tembok pemisah tradisional antar konsol betul-betul telah runtuh. Fenomena ini mirip dengan gimana Sega mulai membuka diri lewat kerjasama perangkat keras, seperti peluncuran konsol Sonic nan menargetkan pasar nan lebih luas.
Bagi para gamer, ini adalah era keemasan di mana aksesibilitas menjadi raja. Anda tidak lagi dipaksa membeli perangkat keras spesifik hanya untuk menikmati satu alias dua titel tertentu. Dengan hadirnya Avowed di PS5 komplit dengan segala pembaruan terbarunya, Februari 2026 bakal menjadi bulan nan sibuk bagi para fans RPG aksi. Apakah ini tanda bahwa di masa depan kita tidak bakal lagi memandang label “Only on Xbox”? Waktu nan bakal menjawab, namun arah angin jelas berdesir ke sana.