Telset.id – Jika Anda mengira bahwa 007 First Light hanyalah HITMAN nan dibalut lisensi James Bond, siap-siap terkejut. Presentasi tertutup di Gamescom 2025 mengungkap bahwa IO Interactive justru mengambil pendekatan nan sama sekali berbeda—lebih sinematis, lebih personal, dan lebih berani mengeksplorasi sisi manusiawi dari pemasok paling ikonik sepanjang masa.
Booth IO Interactive di Gamescom tak susah dikenali. Sebuah Aston Martin berbinar-binar dipajang di depannya, mengingatkan semua orang tentang sungguh besarnya warisan Bond. Tapi di kembali kegemerlapan itu, studio asal Kopenhagen ini sedang membangun sesuatu nan baru. Mereka tidak sekadar menempelkan nama Bond pada formula HITMAN, melainkan menciptakan pengalaman nan sepenuhnya orisinal.
Dalam presentasi nan diberikan kepada pers dan konten kreator, IO Interactive menunjukkan cuplikan dari misi awal game. Hanya dalam beberapa menit, sudah terlihat jelas bahwa style sinematik menjadi prioritas utama. Karakter-karakter mempunyai daya tarik nan lebih kuat, dimulai dari Bond sendiri nan jauh lebih karismatik dibanding Agent 47 nan dingin. Di tahap ini, Bond digambarkan lebih asal-asalan dan arogan daripada jenis movie nan kita kenal—sebuah keputusan imajinatif nan disengaja lantaran game ini bakal menceritakan kisah asal usulnya.

Dalam misi nan ditunjukkan, Bond ditugaskan untuk berjaga di luar sebuah aktivitas penting. Tapi dia tidak bisa menahan diri dan memutuskan masuk setelah memandang perilaku mencurigakan dari beberapa tamu. Di sinilah gameplay mulai memperlihatkan beberapa gadget nan tersedia, namun nan langsung terasa adalah bahwa game ini tidak bakal se-“sandbox” HITMAN. Malah, dia lebih mirip dengan game-game bergaya Uncharted—linear, penuh aksi, dan dipenuhi set piece besar.
Bagi fans HITMAN, ini mungkin mengecewakan. Tapi bagi mereka nan menyukai petualangan naratif nan dipoles dengan baik, 007 First Light justru menjanjikan sesuatu nan segar. Game ini bakal rilis multi-platform pada 27 Maret 2026 untuk PC, PlayStation 5, Xbox Series S|X, dan Nintendo Switch 2.
Bond Muda nan Masih Belum Sempurna
Dalam wawancara eksklusif dengan Theuns Smit, Senior Licensing Producer IO Interactive, terungkap bahwa 007 First Light adalah cerita orisinal nan berdiri sendiri. Game ini bakal membawa pemain ke masa sebelum Bond berasosiasi dengan MI6, apalagi sebelum dia mendapatkan status double 0—tepat setelah dia keluar dari Royal Navy.
“Kami mau mengeksplorasi momen itu,” kata Smit. “Bagaimana seseorang menjadi Bond nan kita kenal?”
Dalam presentasi, terlihat Bond membunuh beberapa orang. Apakah itu berfaedah dia sudah mempunyai “License to Kill”? Smit enggan menjawab secara langsung lantaran ada hubungan naratif nan dalam. “Dalam lore 007, dibutuhkan dua pembunuhan untuk mendapatkan status double 0, dan itu adalah bagian dari perjalanan nan bakal kalian alami,” katanya dengan diplomatis.
Gameplay: Campuran Linear dan Terbuka
Meski tidak sepenuhnya terbuka seperti HITMAN, 007 First Light tidak sepenuhnya linear. Menurut Smit, kreasi mission bakal bervariasi tergantung pada kebutuhan naratif. “Beberapa letak bakal lebih besar, beberapa lebih kecil,” jelasnya. “Ini adalah action adventure nan digerakkan oleh cerita, dan itulah nan menentukan apakah suatu bagian bakal lebih terbuka alias lebih linear.”
Salah satu mekanik menarik nan terlihat adalah sistem “agency”—semacam sumber daya nan memungkinkan Bond menggunakan hatikecil dan karismanya untuk memanipulasi situasi. Ini bukan sekadar gadget biasa, melainkan representasi dari “Bondiness” sang karakter.
Lalu gimana dengan penyamaran, nan menjadi komponen inti di HITMAN? “Kami mau konsentrasi pada kekuatan Bond sebagai Bond,” jawab Smit. “Ada outfit kontekstual untuk cerita tertentu, tapi tidak seperti di HITMAN di mana Anda bisa mengambil outfit apa saja dan menyamar.”
Progresi karakter juga lebih didorong oleh naratif daripada sistem RPG nan kompleks. Pemain bakal mengikuti perjalanan Bond dari pra-MI6 hingga menjadi pemasok double 0, dengan unlockable nan mengenai dengan gadget dan pelatihan.
Visual dan Keterbatasan Teknis
Dari segi visual, game ini menjanjikan dengan engine Glacier terbaru. Namun, model karakter belum sebaik nan dilihat di engine lain, dan ada beberapa slowdown frame rate—sesuatu nan wajar mengingat game ini tetap dalam tahap Pre-Alpha.
Soal panjang game, Smit tidak memberikan nomor pasti. “Tergantung jenis pemainnya,” katanya. “Tapi kami konsentrasi pada imersi. Ini bukan sekadar action/adventure game, ini adalah James Bond action/adventure game.”
Untuk replayability, IO Interactive mengandalkan pendekatan kreatif—pemain bisa mencoba misi dengan style berbeda, stealthy alias gadget-heavy, tanpa sistem leaderboard seperti di HITMAN. Setidaknya untuk sekarang.
Dengan semua nan telah diungkap, 007 First Light tampaknya bukan sekadar game James Bond biasa. Ini adalah upaya ambisius untuk menceritakan kembali asal usul ikon pop culture dengan langkah nan fresh dan engaging. Dan bagi IO Interactive, ini adalah langkah berani menjauh dari area nyaman mereka—sebuah akibat nan layak diambil untuk warisan Bond.
Baca juga ulasan kami tentang Redmi 9 nan menjadi jawara di kelas Rp 1 jutaan, alias simak berita terbaru tentang kehadiran Iron Man di bumi nyata. Untuk nan suka game santai, jangan lewatkan 10 game hewan piaraan paling seru di Android.