Telset.id – Bocoran mengenai jejeran smartphone Samsung tahun 2026 mulai mengalir deras. Kali ini, info dari sertifikasi TUV menyingkap spesifikasi daya dari Samsung Galaxy S26+, berbarengan dengan dua perangkat kelas menengah mereka, Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G. Dokumen izin ini mengonfirmasi kapabilitas baterai dan kecepatan pengisian daya nan tampaknya tidak banyak berubah dari pendahulunya.
Bagi Anda nan mengharapkan lonjakan teknologi pengisian daya nan drastis, mungkin kudu menahan ekspektasi. Data TUV menunjukkan bahwa Samsung tetap bermain aman, terutama pada lini flagship mereka nan bakal datang.
Spesifikasi Baterai Galaxy S26+
Berdasarkan sertifikasi TUV nan beredar, Samsung Galaxy S26+ tercatat mempunyai baterai dengan rated capacity sebesar 4.755 mAh. Dalam bahasa pemasaran nan biasa digunakan Samsung, nomor ini kemungkinan besar bakal ditulis sebagai kapabilitas tipikal 4.900 mAh.
Jika nomor ini terdengar familier, itu lantaran kapabilitas tersebut identik dengan apa nan ditawarkan pada Galaxy S25+. Tidak ada peningkatan kapabilitas secara teknis di atas kertas. Selain itu, arsip tersebut juga menegaskan bahwa Galaxy S26+ tetap bakal mendukung pengisian daya kabel 45W (wired charging).
Keputusan Samsung untuk mempertahankan kecepatan 45W ini cukup menarik, mengingat pesaing asal Tiongkok sudah berlomba-lomba menawarkan kecepatan di atas 100W. Namun, ada kemungkinan Samsung lebih memprioritaskan efisiensi daya dan keamanan baterai jangka panjang, alias mungkin konsentrasi pada kreasi bodi S26 Lebih Tipis agar lebih ergonomis.
Bocoran Daya Galaxy A57 dan A37
Tidak hanya seri S, lini Galaxy A nan menjadi tulang punggung penjualan Samsung juga turut menampakkan diri. Sertifikasi TUV untuk Galaxy A57 5G mengonfirmasi support pengisian daya kabel 45W. Sayangnya, kapabilitas baterai untuk model ini belum terungkap dalam arsip tersebut.
Sementara itu, Galaxy A37 5G justru memberikan perincian nan lebih lengkap. Perangkat ini tercatat mempunyai baterai dengan rated capacity 4.905 mAh. Kemungkinan besar, Samsung bakal memasarkannya dengan label kapabilitas tipikal 5.000 mAh alias apalagi 5.100 mAh. Sama seperti saudaranya, A37 5G juga mendukung pengisian sigap 45W.
Peningkatan standar pengisian daya ke 45W di lini seri A (terutama A37) adalah berita baik, mengingat seri nan lebih rendah biasanya tertahan di 25W. Ini sejalan dengan tren di mana fitur premium mulai diturunkan ke kelas menengah, meski tren ponsel tipis mungkin menjadi tantangan tersendiri dalam menyematkan baterai besar.
Menarik untuk memandang gimana Samsung bakal mengemas A37 nantinya. Dengan kapabilitas baterai nan besar, perangkat ini bisa menjadi opsi menarik bagi pengguna nan memprioritaskan daya tahan, mirip dengan rumor baterai lebih besar pada perangkat lipat mereka di masa depan.
Jadwal Peluncuran
Lantas, kapan perangkat-perangkat ini bakal resmi meluncur? Rumor menyebut bahwa Galaxy A37 dan A57 dijadwalkan rilis pada paruh pertama bulan Februari. Strategi ini biasa dilakukan Samsung untuk mengamankan pasar menengah sebelum perhatian bumi tertuju pada seri flagship.
Sedangkan untuk bintang utamanya, seri Galaxy S26, bocoran terbaru mengindikasikan bahwa Samsung bakal menggelar aktivitas peluncuran di California pada tanggal 25 Februari 2026. Tanggal ini sedikit mundur jika dibandingkan peluncuran seri S di tahun-tahun sebelumnya nan seringkali dilakukan di awal alias pertengahan Januari.
Dengan spesifikasi daya nan tampaknya stagnan di nomor 45W untuk Galaxy S26+, Samsung tampaknya sangat percaya diri dengan optimasi software dan efisiensi chipset mereka. Kita tunggu saja pembuktiannya bulan depan.