– Salah satu analis nan terkenal di kalangan organisasi kripto, ialah Michael van de Poppe kembali menyatakan salah satu pendapat optimisnya tentang Bitcoin (BTC) dan pasar kripto. Berdasarkan salah satu postingan terbarunya, Poppe mengatakan bahwa pasar mata uang digital sedang berada di fase penentuan setelah periode nan dia sebut ‘menyakitkan dan membingungkan’ sepanjang 2025.
Dalam perihal ini, dia menjelaskan bahwa ada satu diagram nan menurutnya paling bisa menjelaskan posisi pasar saat ini, dan dari sana dia menarik konklusi besar, ialah puncak pasar sudah terjadi pada Desember 2024, pasar sedang membentuk dasar bulan ini, dan kesempatan bull market tetap kuat terbuka untuk 2026 hingga 2027.

“Tahun 2025 harusnya menjadi tahun pertumbuhan besar jika memandang narasi fundamental,” ungkap Poppe.
Poppe menuturkan, mengambil stablecoin sudah ‘naik vertikal’, nan mana mengingatkan pada periode 2019/2020 ketika aktivitas meningkat namun nilai belum langsung merespon.
Berdasarkan risetnya, dia menilai bahwa ketidaksinkronan antara cerita fundamenetal dan nilai inilah nan membikin banyak penanammodal merasa salah langkah, ialah di mana fondasi berkembang tetapi pasar tidak memberikan imbal hasil nan seharusnya.
Untuk menjelaskan kenapa mata uang digital terus tertekan, Poppe menyoroti perpindahan alokasi modal manajer aset ke emas dan perak. Saat volatilitas di logam mulia naik, dia menilai banyak lembaga terpaksa menyeimbangkan parameter resiko dengan memangkas eksposur di aset lain, nan pada akhirnya ikut menekan kripto.
“Ketika volatilitas emas dan perak mereda, sebagian alokasi berpotensi kembali mengalir ke Bitcoin,” ujarnya.
Baca Juga: Pendiri Bitfury Val Vavilov Lihat Penurunan Bitcoin Sebagai Peluang Pembelian
Ia juga menempatkan tekanan mata uang digital dalam konteks nan lebih luas, ialah kondisi makro nan lemah dan business cycle nan menurutnya berada di titik paling rentan dalam 15 tahun terakhir. Kombinasi ini, kata Poppe, menghasilkan periode rasa sakit nan panjang, terutama untuk pemegang altcoin, nan terasa seperti ‘bear market terpanjang’ dalam sejarah kripto.
Tetapi Poppe menilai diagram nan dia soroti juga menyiratkan kesempatan pembalikan. Dalam pembacaannya, ketika parameter siklus upaya dan likuiditas berada di level seperti sekarang, pasar histrorisnya condong mulai bergerak naik kembali untuk aset risk-on seperti Bitcoin dan altcoin.
“Reli besar unik siklus kripto, nan biasanya ditandai mania dan euforia, belum terjadi. Bitcoin tetap belum spike, dan pasar tetap belum memasuki fase puncak emosi nan serring menutup bull market,” kata Poppe.
Dirinya juga menambahkan satu poin penting, ialah reli emas justru mengangkat ‘plafon’ potensi pergerakan Bitcoin. Ia beranggapan Bitcoin condong mengikuti emas, sehingga penguatan logam mulia belakangan ini bisa menjadi latar nan menguntungkan ketika Bitcoin akhirnya mengambil momentum.
Ke depan, Poppe menyebut beberapa pemicu makro nan bakal menentukan apakah tesis bull market 2026-2027 bakal mulai terkonfirmasi dalam bulan-bulan mendatang. Ia memusatkan perhatian pada meredanya volatilitas emas dan perak, info ekonomi Amerika nan melemah sehingga menurunkan yield dan suku bunga, serta pergerakan yield Jepang.
“Pasar sedang memasuki fase nan sering kali tidak nyaman bagi kebanyakan pelaku, di mana sentimen lelah, kepercayaan diri menipis, dan banyak nan sudah menyerah. Namun justru pada fase seperti itu, kesempatan jangka menengah mulai terbentuk, dengan syarat katalis makro bergerak sesuai arah nan benar,” pungkas Poppe.
This is the best chart in #Crypto & #Bitcoin
The representation of the current status of the markets can't be explained by a better chart.
My thesis:
– The markets have peaked in December '24.
– The markets are bottoming during this month.
– There's a strong bull market for… pic.twitter.com/BvrVfwgHxu
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
19 jam yang lalu