– Pemulihan Bitcoin (BTC) di awal tahun bersambung hingga pekan kedua Januari, dengan nilai mencetak puncak baru 2026 di atas US$ 96.000. Kenaikan ini mengonfirmasi struktur higher high, dan memicu angan bahwa level psikologis US$ 100.000 menjadi sasaran berikutnya jika momentum tetap terjaga.
Sejumlah metrik on-chain menunjukkan reli mulai lebih ‘bernapas’ dan tidak sekedar pantulan singkat. Coinbase Premium Index perlahan mereset setelah tekanan jual nan terlihat sejak 6 Januari hingga akhir pekan. Meski indeks tetap berada di wilayah negatif, laju tekanan jual disebut melambat.

Pada saat nan sama, arus masuk Bitcoin ke Coinbase Advanced dalam rata-rata tujuh hari tercatat sekitar 2,5 kali di atas baseline. Lonjakan inflow seperti ini, dalam beberapa kasus historis, sering berasosiasi dengan akumulasi spot, penyelesaian OTC, alias positioning mengenai ETF.
Namun, satu catatan krusial datang dari sisi likuiditas stablecoin nan tetap condong redup. Aliran stablecoin nan belum menguat mengarah pada fase ‘menunggu’ dari sebagian penanammodal Dalam siklus-siklus sebelumnya, stablecoin memang kerap tertinggal dari pergerakan BTC, tetapi bisa berubah menjadi sinyal bullish bersyarat jika kemudian diikuti permintaan lanjutan.
Gambaran dari pasar derivatif memperkuat narasi bahwa reli punya bahan bakar. Analis mata uang digital Amr Taha menyoroti ekspansi tajam Binance net taker volume, termasuk satu candle per jam nan melampaui US$ 500 juta dalam pembelian agresif.
Baca Juga: Analis: Penembusan ETH Tanpa Volume Berisiko Palsu
Indikator lain nan menarik adalah funding rate per jam Bitcoin nan sempat menyentuh level terendah sejak 17 Oktober 2025. Kondisi funding nan rendah biasanya mencerminkan posisi short nan padat dan penggunaan leverage nan berhat-hati.
Ke depan, perhatian pasar tetap tertuju pada US$ 100.000, tetapi secara teknikal area pasokan nan lebih besar berada di rentang US$ 103.300 hingga US$ 107.500. Di antara US$ 95.000 sampai US$ 103.000, resisten disebut relatif tipis, sehingga ruang ekspansi tetap terbuka jika momentum bertahan.
Meski begitu, likuiditas pasar tetap tergolong ringan di spot maupun futures, sehingga pergerakan tajam dua arah tetap mungkin terjadi. Reli di atas US$ 95.300 dilaporkan telah melikuidasi sekitar US$ 270 juta posisi short, nan berfaedah klaster likuiditas berikutnya sekarang lebih banyak berada di sisi long.
Pada sisi bawah, area US$ 92.500 hingga US$ 90.000 muncul sebagai area penting. Di wilayah tersebut terbentuk daily order block setelah reli, nan berpotensi menjadi tempat Bitcoin membangun higher low berikutnya. Jika area ini bertahan, kesempatan dorongan menuju US$ 100.000 sebelum akhir bulan dinilai semakin kuat.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
8 jam yang lalu