– Satoshi Nakamoto, sosok misterius di kembali pembuatan Bitcoin (BTC), sekarang semakin kaya seiring lonjakan nilai aset digital ini. Kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai nyaris US$ 133,5 miliar menempatkannya di atas pendiri Microsoft, Bill Gates, nan mempunyai kekayaan sekitar US$ 118,7 miliar.
Berdasarkan info terbaru nan diunggah oleh Arkham, bukan hanya Satoshi nan memecahkan rekor. Pada Kamis (14/8/2025), Bitcoin naik 3,4 persen dan diperdagangkan di US$ 124.457, mencetak rekor tertinggi baru. Kapitalisasi pasar BTC sekarang mencapai US$ 2,45 triliun, dan menjadikannya aset terbesar kelima di bumi melampaui Google.

Kenaikan ini didorong oleh beberapa faktor:
- Ekspektasi kebijakan moneter nan lebih lenggang dari The Fed.
- Arus masuk institusional nan kembali meningkat.
- Optimisme pasar setelah kasus Ripple vs SEC selesai dengan hasil nan positif bagi industri kripto.
Selain itu, insiatif Presiden Amerika Donald Trump nan mendorong inklusi aset pengganti dalam program pensiun 401(k) juga berkedudukan penting. Kebijakan ini membuka kesempatan bagi US$ 12 triliun biaya pensiun untuk diinvestasikan ke Bitcoin.
Baca Juga: Konflik Trump dan Powell Semakin Panas! Ini Dampaknya Kepada Bitcoin
Kombinasi kebijakan pro-kripto dan sentimen pasar nan positif telah mendorong kapitalisasi pasar mata uang digital secara keseluruhan mencapai US$ 4,18 triliun. Angka ini menunjukkan lonjakan sebesar 67 persen dari US$ 2,5 triliun pada November 2024, tepat setelah Trump memenangkan pemilu.
Sebagai informasi, dompet milik Satoshi tak pernah beraksi sejak lebih dari 10 tahun lalu. Pada saat itu, jaringan Bitcoin tetap bisa diakses dengan beberapa perangkat laptop.
Dibandingkan kekayaan Bill Gates nan hanya US$118,7 miliar dan Michael Dell dengan US$126,5 miliar, kekayaan Satoshi Nakamoto sudah berada jauh di atas mereka berdua.
Salah satu nan menjadi sasaran selanjutnya adalah Warren Buffett, nan merupakan CEO dari Berkshire Hathaway. Dengan kekayaan Buffett nan berada di US$ 141 miliar, Bitcoin hanya perlu naik sedikit 8 persen, dari nilai saat ini US$ 118.912 ke US$ 128.650 agar Satoshi menyalipnya.
Buffett, nan terkenal menyebut Bitcoin sebagai “racun tikus”, pernah mengatakan pada tahun 2022 bahwa dia tidak bakal membeli seluruh Bitcoin di bumi sekalipun hanya seharga US$ 25. Sejak pernyataan itu, BTC sudah melonjak 204 persen. Kini, sang pembuat Bitcoin hanya berjarak sekitar US$ 12 miliar dari kekayaan Buffett.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
4 bulan yang lalu