Kenapa Level Us$ 3.500 Jadi Support Kritis Bagi Ethereum?

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

– Setelah kepanikan pasar kemarin, salah satu analis mata uang digital terkenal di media sosial X dengan nama akun ‘Darkfost’, memprediksi bahwa Ethereum (ETH) telah menyentuh dasar untuk gelombang keempat (wave 4) dalam struktur Elliot Wave. Ia menyebut, support kuat dari EMA 200 di kisaran US$ 3.500 menjadi sinyal krusial bahwa area beli telah tercapai.

Dalam analisanya, Darkfost menyoroti bahwa pergerakan ETH nan menyentuh garis Exponential Moving Average (EMA) 200 bertepatan dengan area nan sebelumnya telah dia tandai sebagai area DCA (Dollar Cost Averaging).

“EMA 200 di US$ 3.500 kembali terbukti sebagai support kuat. Ini adalah area akumulasi ideal,” ungkap Darkfost.

RSI Jatuh ke Bawah 50, Sentimen Bearish Kuat

Meskipun nilai sempat memantul, parameter Relative Strength Index (RSI) turun di bawah nomor 50. Ini menandakan bahwa sentimen pasar tetap condong bearish.

Meski begitu, Darkfost memperkirakan bakal ada reaksi positif jangka pendek untuk menguji kembali gap deviasi standar. Dalam perihal ini, level RSI 50 disebut sebagai resistensi utama, dan bakal menjadi kunci untuk memandang apakah momentum bisa kembali bullish.

Selain RSI, ETH juga menghadapi resistensi dari dua garis krusial lainnya, ialah EMA 21 dan EMA 50.

Keduanya berada di sekitar US$ 4.250, nan kemungkinan bakal menjadi titik kembali uji berikutnya. Jika ETH sukses menembus area ini, jalan menuju US$ 5.000 bakal terbuka lebar.

“Jika Ethereum lebih breakout dari dua resistensi ini, sasaran US$ 5.000 sangat mungkin dicapai,” ujarnya.

📊ETH TA Update

After yesterday’s panic, it’s likely that the bottom of wave (4) has been found.

🔹 The 200 EMA acted as solid support around $3,500, the same zone we had already identified as an attractive DCA entry area.

🔹The RSI is pending in the void after dropping… https://t.co/MVjYmnSNmG pic.twitter.com/kbB5WRGYD2

— Darkfost (@Darkfost_Coc) October 11, 2025

Baca Juga: Analis Singgung Titik Terendah Pasar Kripto Pasca Flash Crash Terbaru

Sementara itu analis teknikal berjulukan ‘Crypto Chase’ menjelaskan bahwa ada potensi pergerakan nilai turun ke area support nan membentuk equal lows. Hal ini bisa terjadi jika ketegangan tarif antara Amerika dan China terus berlanjut.

Dalam cuitannya, Chase menulis bahwa analisanya tetap berkarakter sementara. Akan tetapi dia memandang kemungkinan bahwa ETH bakal menyapu likuiditas bawah area support sebelum akhirnya memantul kembali.

Berdasarkan diagram nilai nan dia bagikan, Chase memperkirakan bahwa ETH bisa turun ke kembali ke area US$ 3.200 – US$ 3.300, nan sudah dua kali diuji sebelumnya (ditandai dengan dua ‘X’ pada chart). Jika level ini memperkuat dan sukses direbut kembali, maka perihal tersebut bisa menjadi sinyal entry long menuju US$ 4.000.

“Kalau Trump tidak mundur soal tarif, ETH mungkin bakal menyapu equal lows dulu. Tapi jika sukses merebut kembali US$ 3.300, itu bakal menjadi trigger untuk long kembali ke US$ 4.000,” pungkas Chase.

$ETH

Just rough thoughts for now and very subject to change, but I could see us sweeping / working the equal lows if Trump doesn't back off tariffs. A reclaim of 3.3K~ would then be the trigger to long back towards 4K~.

More charts to come when I'm fully rested, been a long day pic.twitter.com/Oc2hse7js3

— Crypto Chase (@Crypto_Chase) October 11, 2025

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya