Kapan Airdrop Aster Dikeluarkan?

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

– Aster DEX resmi menghentikan sementara program airdrop token ASTER setelah muncul banyak keluhan dari organisasi mengenai ketidaksesuaian alokasi nan diterima oleh pengguna. Tim Aster menyatakan telah menemukan masalah teknis dalam kalkulasi distribusi, di mana sebagian pengguna menerima jumlah token nan tidak sesuai dengan rasio snapshot nan dijanjikan.

Dalam pernyataan resminya, Aster menjelaskan bahwa alokasi pengguna semestinya tidak lebih rendah dari persentase kepemilikan mereka saat snapshot pada setiap epoch. Saat ini, tim tengah meninjau ulang semua info alokasi dan bakal memperbarui angka-angka nan terdampak sebelum airdrop dilanjutkan.

Sebagai corak kompensasi dan transparansi, Aster membuka opsi refund dalam corak USDT, nan bisa diambil satu hari setelah airdrop dilakukan. Pengguna bakal diberikan waktu 48 jam untuk memilih apakah mau tetap menerima airdrop alias mengambil refund.

Based on community feedback, we identified potential info inconsistencies affecting certain users' $ASTER allocation. For most users, allocations should not fall below the final snapshot RH% in each epoch.

We are reviewing this issue and will pembaruan allocations where needed.…

— Aster (@Aster_DEX) October 10, 2025

Meski ditunda sementara, agenda pengedaran token tetap ditargetkan berjalan sebelum 20 Oktober. Aster mengatakan bahwa jarak ini krusial agar mereka dapat memverifikasi seluruh info dengan jeli dan memastikan keadilan dalam distribusi.

Aster menambahkan bahwa penundaan ini adalah bagian dari komitmen mereka untuk menjaga transparansi dan kepercayaan komunitas. Proses peninjauan alokasi sedang berjalan, dan tim menyambut semua masukan dari organisasi selama proses ini berlangsung.

Baca Juga: Euforia Koin Meme BNB Chain Runtuh, Ini Penyebabnya

Tuduhan Airdrop Dikendalikan oleh Insider

Namun, penundaan ini tak lepas dari polemik. Quinten 048.eth, seorang influencer dan pengguna aktif, menyatakan bahwa dirinya hanya menerima 338 token ASTER meskipun telah menghasilkan volume referral lebih dari US$ 100 juta dan 250 pendaftar.

Quinten menuding bahwa kebanyakan airdrop justru diambil oleh pihak dalam (insider), dan hanya sebagian mini nan dibagikan ke publik. Ia menyebut 95 persen dari total airdrop jatuh ke tangan golongan tertentu, sementara pengguna biasa hanya kebagian ‘remah-remah’.

“Airdrop ini seolah di-farm oleh tim internal sendiri,” tulis Quinten.

Kendati demikian, dia menambahkan bahwa alokasi mini justru positif untuk harga, lantaran membikin pasokan ASTER tetap ketat dan mendorong kenaikan nilai.

Pernyataan Quinten mendapat perhatian dari Changpeng Zhao, pendiri Binance, nan bertanya apakah info nan disebutkan memang akurat. Quinten menjawab bahwa info refferal memang mendominasi penilaian akhir, sehingga peserta lainnya hanya mendapatkan bagian kecil.

Just curious, if there anything wrong with your numbers? I have known you for a while. Trying to understand what's going on. Just finished a livestream with @notthreadguy. These on-chain ecosystem stuff is all over the place.😂

— CZ 🔶 BNB (@cz_binance) October 10, 2025

Sebelum peninjauan ini, Aster sempat mencatat volume tertinggi di sektor DEX Perpetual, memperkuat posisinya di tengah persaingan platform terdesentralisasi. Namun, masalah ini menjadi ujian serius terhadap kredibilitas dan transparansi Aster di mata komunitas.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya