– Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan besar pada akhir pekan lalu, turun tajam hingga di bawah level US$ 104.000 pada Jumat (17/10/2025). Penurunan ini menandai pergeseran signifikan dari rentang sebelumnya di US$ 116.000 – US$ 108.000, dan membikin sentimen pasar masuk ke area ‘extreme fear’ untuk pertama kalinya sejak April lalu.
Penurunan tajam ini memicu kekhawatiran pelaku pasar bakal potensi berakhirnya siklus bullish nan telah berjalan selama beberapa bulan terakhir. Sejumlah analis memperingatkan bahwa tekanan jual tetap belum selesai.

Melansir dari cryptopotato.com, analis mata uang digital Doctor Profit menyampaikan peringatan tajam kepada lebih dari 439.000 followernya di media sosial X. Dalam laporan mingguan berjudul Big Sunday Report, dia menegaskan bahwa area US$ 115.000 – US$ 125.000 semestinya sudah dimanfaatkan untuk membangun posisi short.
“Pasar saat ini sangat bearish. BTC sempat menyentuh US$ 126.000 – hanya US$ 1.000 di atas skenario top maksimal saya. Sekarang waktunya koreksi,” ungkap Doctor Profit.
Ia menyebut level US$ 101.700 sebagai garis sakral bull market. Jika Bitcoin turun melewati level itu secara meyakinkan, maka bear market bakal dikonfirmasi secara teknikal.

Baca Juga: Analis: Bear Market Bisa Berlangsung Hingga 2026
Psikologi Pasar dan Tekanan Likuiditas
Analis tersebut juga menyoroti bahwa ilmu jiwa pasar sekarang sangat didominasi oleh greed, baik dari sisi bull maupun bear.
Selain aspek teknikal, sistem likuiditas juga memperburuk tekanan jual. Masuknya trader short nan terlambat, tindakan likuidasi di dekat US$ 116.500, dan posisi jangka pendek nan padat membikin struktur nilai semakin rentan.
Ia juga mencatat bahwa banyak pembeli baru sekarang mengalami floating loss. Jika Bitcoin turun lagi 5-10 persen, tekanan jual tambahan bisa terjadi akibat kepanikan pasar.
Menurut info dari CoinGecko, per Minggu malam BTC berada di sekitar US$ 110.700, naik 3,5 persen dalam 24 jam terakhir namun turun 3,5 persen selama sepekan. Dalam 14 hari terakhir, Bitcoin telah turun 10,6 persen dan koreksi 30 harinya tercatat minus 4,1 persen.
Sementara itu, Indeks Fear dan Greed pada 17 Oktober berada di level terendah sejak April. Selama beberapa hari terakhir, kapitalisasi pasar mata uang digital telah menguap sekitar US$ 900 miliar, memperkuat sinyal bahwa pasar berada di tengah guncangan besar.
Beberapa analis tetap percaya bahwa tren menengah tetap positif selama level support utama bertahan. Namun, aspek seperti likuiditas ETF dan posisi leverage tinggi bisa memicu pergerakan tajam ke dua arah.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
2 bulan yang lalu