Telset.id – Pernahkah Anda bertanya-tanya berapa jam nan telah dihabiskan kawan Anda untuk bermain game mobile favorit mereka? Atau mungkin Anda mau pamer achievement langka nan baru saja didapat? Google sepertinya membaca kemauan itu. Perusahaan raksasa teknologi tersebut sedang mempersiapkan pembaruan besar untuk aplikasi Play Games nan bakal mengubah langkah kita berbagi aktivitas gaming.
Mulai 23 September (1 Oktober untuk wilayah Uni Eropa dan Inggris), profil Play Games Anda tidak bakal lagi menjadi ruang privat. Google memperkenalkan fitur statistik dan pencapaian nan dapat dilihat oleh pemain lain. Bayangkan seperti profil Steam nan sudah familiar, tetapi sekarang datang di genggaman Anda. nan menarik, Google juga menjanjikan fitur sosial baru, meski detailnya tetap diselimuti kabut misteri.
Layaknya platform gaming modern lainnya, pembaruan ini memungkinkan pengguna memandang game apa nan dimainkan, lama bermain, serta achievement nan sukses dikumpulkan. Bahkan, Google memberikan opsi untuk mengimpor info historis aktivitas gaming Anda secara satu kali. Data ini diambil dari riwayat akun dan digunakan untuk mengisi statistik profil Play Games sejak awal.
Namun, jangan cemas tentang privasi. Google menyatakan bahwa kontrol sepenuhnya ada di tangan pengguna. Anda bisa memilih untuk membikin profil berkarakter publik alias privat. Jika memilih publik, orang lain dapat mengikuti dan memandang aktivitas gaming Anda. Sebaliknya, jika malu mengungkapkan berjam-jam menghabiskan waktu di game tertentu, opsi menyembunyikan profil juga tersedia.
Yang perlu diperhatikan, Google mengakui bakal mengumpulkan info penggunaan untuk game nan telah diinstal alias dimainkan sebelumnya. Informasi tentang aktivitas dalam game mungkin dibagikan kepada developer. Namun, pengguna sudah dapat mengatur apakah info mengenai gaming dikumpulkan melalui Activity Controls dalam pengaturan akun.
Bagi nan merasa tidak nyaman dengan fitur baru ini, Google memberikan kebebasan penuh untuk menghapus profil Play Games beserta semua info nan digunakan. Ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap privasi pengguna meski menghadirkan fitur sosial nan lebih terbuka.
Persaingan dengan Apple Games
Menariknya, pembaruan profil gaming Google ini muncul nyaris berbarengan dengan rilis annual software pembaruan Apple nan bakal menghadirkan aplikasi gaming baru berjulukan Games. Aplikasi ini bakal menggantikan Game Center dan berkedudukan sebagai hub gaming modern nan terinstal default di semua perangkat Mac, iPhone, dan iPad nan diperbarui.
Apple Games bakal menawarkan leaderboards, jasa matchmaking, rekomendasi, dan buletin tentang titel game baru. Mirip dengan penawaran Google, pengguna dapat memandang apa nan sedang dimainkan teman-teman mereka. Persaingan antara dua raksasa teknologi ini semakin memanaskan arena gaming mobile.
Dengan hadirnya fitur sosial nan lebih kuat di kedua platform, apakah ini pertanda bahwa gaming mobile bakal semakin terintegrasi dengan kehidupan sosial digital kita? Atau justru menjadi concerns baru bagi para gamer nan lebih menyukai privasi?
Seperti perkembangan fitur replay di Valorant nan sedang dipersiapkan, alias pembaruan sistem nan terjadi di konsol seperti update PS5 dengan tema retro dan fitur audio baru, tren gaming memang semakin mengarah pada pengalaman nan lebih imersif dan terhubung.
Bahkan kejutan seperti Sony nan tiba-tiba merilis pembaruan PS3 di 2025 menunjukkan bahwa platform gaming terus berevolusi untuk memenuhi tuntutan zaman. Google Play Games pembaruan adalah bagian dari perkembangan tersebut, membawa pengalaman gaming mobile lebih dekat dengan standar platform gaming established.
Pertanyaan besarnya: apakah Anda siap untuk bumi di mana aktivitas gaming menjadi lebih terbuka dan sosial? Atau Anda lebih memilih untuk tetap bermain dalam mode stealth? Pilihan ada di tangan Anda, dan berita baiknya adalah Google memberikan kontrol penuh atas keputusan tersebut.