Golden Cross Muncul, Kompetitor Xrp Ini Bisa Tembus Us$ 2,15?

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

– Setelah berminggu-minggu bergerak sideways, Stellar (XLM), pesaing langsung XRP dalam bagian pembayaran lintas negara, mulai menunjukkan sinyal teknikal menuju breakout besar.

Salah satu analis terkenal dengan nama samaran ‘TradingShot’, menyebut pola nan terbentuk saat ini mirip dengan struktur parabolik nan pernah muncul pada akhir 2017, tepat sebelum mengalami lonjakan tajam.

Tanda-Tanda Breakout Semakin Kuat

Menurut kajian TradingView nan diposting pada 25 Agustus, sejak mencapai puncak mingguan pada 14 Juli, XLM mengalami konsolidasi di atas moving average 50 minggu (MA 50), nan telah menjadi support penting. Konsolidasi ini membentuk pola bull flag di dalam struktur naik jangka panjang, nan sering kali menjadi tanda awal dari reli besar.

Pola nan sama terjadi menjelang lonjakan nilai Stellar di tahun 2017, di mana nilai akhirnya menembus resisten dan melonjak melewati level 1.618 Fibonacci extension, sebelum mencapai puncaknya.

Target Potensial

Jika XLM sukses menembus garis resistance dari pola segitiga nan saat ini membentuk lower-highs trendline, maka breakout tersebut bisa memicu lanjutan tren naik, dengan sasaran teknikal di kisaran US$ 2,15, berasas proyeksi Fibonacci.

Baca Juga: Analisis Harga Ethereum Setelah ATH! Apakah Sentimen Masih Mendukung Pekan Ini?

Sinyal teknikal lain juga mendukung pandangan bullish, Golden cross mingguan baru saja terbentuk, sinyal langka nan terakhir pada siklus pasar sebelumnya, tepat sebelum XLM mencapai nilai tertingginya.

Harga dan Indikator Saat Ini

  • Harga XLM saat ini: US$ 0,39 (turun 0,58 persen dalam 24 jam terakhir).
  • SMA 50-hari: US$ 0,41832 menunjukkan tekanan bearish jangka pendek lantaran nilai saat ini berada di bawahnya.
  • SMA 200-hari: US$ 0,25501 – menunjukkan tren naik jangka panjang tetap kuat.
  • RSI: 41,53 – area netral, ruang pergerakan tetap terbuka ke dua arah.

Jika dilihat dari perspektif pandang teknikal, XLM sedang berada di titik jenuh konsolidasi. Jika nilai bisa menembus pola segitiga naik nan terbentuk selama bertahun-tahun, maka reli parabolik seperti 2017 bisa terulang kembali.

Kendati demikian, waktu juga menjadi aspek krusial. Pola bisa saja valid, tapi tanpa volume dan momentum, sinyal teknikal bisa kandas dikonfirmasi.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya