Cto Ripple Dikabarkan Resign! Bagaimana Nasib Xrp?

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Pasar mata uang digital tengah berupaya memulihkan diri setelah beberapa pekan mengalami tekanan. Namun, berita mengejutkan datang dari Ripple: sang CTO David Schwartz memutuskan untuk mundur dari jabatannya pada akhir tahun ini. 

Keputusan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang arah dan stabilitas Ripple, terutama lantaran Schwartz adalah salah satu tokoh krusial di kembali pengembangan XRP Ledger. 

Artikel ini bakal membahas akibat berita tersebut, gimana sentimen pasar terbentuk, serta kajian pergerakan nilai XRP di tengah ketidakpastian.

Kabar CTO Ripple Resign Mengguncang Pasar

David Schwartz, sosok nan sudah lebih dari satu dasawarsa membesarkan Ripple, resmi mengumumkan bakal meninggalkan perannya sebagai CTO pada akhir 2025. 

As happens in one’s life, I’ve been taking stock of my last 40 years. It’s been a wild ride. I’ve gone from consulting for the NSA to watching the early stages of Bitcoin. Then, I met Arthur, Jed, and Chris and worked on coding the XRP Ledger. Now, I’ve spent more than 13 years…

— David 'JoelKatz' Schwartz (@JoelKatz) September 30, 2025

Meski demikian, dia tidak betul-betul meninggalkan Ripple. Schwartz tetap bakal terlibat sebagai CTO Emeritus dan duduk di jejeran majelis dewan Ripple. Langkah ini menegaskan bahwa meski dia mundur dari operasional harian, kontribusinya tetap tetap ada.

Dalam pengumuman resminya, Schwartz membagikan pernyataan panjang nan penuh refleksi mengenai perjalanan kariernya. 

Ia menyebut bahwa setelah lebih dari 40 tahun berkecimpung di bumi teknologi, termasuk pengalaman menjadi konsultan NSA hingga memandang lahirnya Bitcoin, titik kembali besar terjadi ketika dia berjumpa Arthur Britto, Jed McCaleb, dan Chris Larsen untuk membangun XRP Ledger. 

Sejak itu, lebih dari 13 tahun dia habiskan di Ripple, membentuk salah satu jaringan blockchain dengan organisasi terkuat di industri kripto.

Schwartz menegaskan sungguh besarnya rasa syukur dan kehormatan nan dia rasakan dapat bekerja berbareng orang-orang di Ripple serta organisasi XRPL. Ia mengaku mau lebih banyak meluangkan waktu berbareng family serta kembali ke hobi-hobi lama nan sempat dia tinggalkan. 

Namun, dia memberi penegasan penting: dirinya tidak bakal betul-betul pergi dari XRP. “Be warned, I’m not going away from the XRP community. You haven’t seen the last of me (now, or ever),” tulisnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Schwartz juga aktif melakukan penelitian pribadi, seperti menjalankan node XRPL sendiri, mempublikasikan info output-nya, serta meneliti beragam use case baru XRP di luar konsentrasi inti Ripple. 

Ia menyatakan bahwa aktivitas ini adalah corak kecintaan murninya terhadap coding dan pembangunan komunitas. Hal ini memperlihatkan bahwa meski mundur dari kedudukan CTO, Schwartz tetap bakal berada di garis depan sebagai figur teknis dan ahli filsafat dalam ekosistem XRP.

Ucapan terima kasih juga dia sampaikan kepada para pemimpin Ripple seperti CEO Brad Garlinghouse, Presiden Monica Long, Chris Larsen, hingga tim RippleX dan organisasi developer XRPL. 

Ia apalagi menyebut Dennis Jarosch, SVP of Engineering Ripple, sebagai sosok penerus nan diyakini bisa melanjutkan tongkat estafet. 

Pada akhirnya, dia menerima permintaan Chris Larsen untuk berasosiasi sebagai personil majelis dewan Ripple, sekaligus menjaga visi jangka panjang perusahaan. Schwartz juga menegaskan tetap bakal datang di beragam aktivitas organisasi XRP di seluruh dunia.

Bagi pasar, berita ini tetap menimbulkan sentimen negatif dalam jangka pendek. XRP sempat mengalami penurunan tipis setelah pengumuman, meskipun kondisi tersebut juga berbarengan dengan koreksi pasar mata uang digital secara keseluruhan. 

Kekhawatiran muncul apakah absennya sosok sekuat Schwartz dari peran teknis harian bakal melemahkan kepercayaan penanammodal dan komunitas.

Analisis Harga XRP

Secara teknikal, XRP saat ini diperdagangkan di kisaran $2.80 hingga $2.90, dengan area $2.70 menjadi pemisah bawah nilai nan cukup kuat. Tekanan jual terlihat ketika nilai mencoba menembus $3.00, nan menjadi area krusial bagi trader. 

Jika XRP bisa menembus dan memperkuat di atas $3.00, kesempatan menuju $3.25 apalagi $3.50 terbuka lebar. Sebaliknya, jika kembali tertekan di bawah $2.70, maka akibat koreksi lebih dalam ke $2.58 bisa terjadi.

Grafik Harian XRPUSD

Kabar mundurnya CTO memang memberi gambaran negatif, tetapi perlu dicatat ada sentimen positif nan saat ini mengimbangi. 

Ripple baru saja menutup kasus panjang dengan SEC melalui penyelesaian di pengadilan, memberikan kepastian norma nan lebih jelas untuk XRP di pasar Amerika Serikat. 

Selain itu, ekosistem Ripple juga terus berkembang dengan hadirnya stablecoin RLUSD dan beragam kerja sama dengan lembaga finansial global.

Dari sisi pola grafik, XRP tengah berada dalam susunan descending triangle pattern nan seringkali dianggap pola bullish. Kondisi ini memberi pertanda bahwa XRP tetap berpotensi melakukan breakout jika tekanan jual dapat dikendalikan. 

Dengan support esensial nan semakin kuat pasca-kemenangan hukum, ada kesempatan besar XRP tetap mempertahankan momentum positif meski berita mundurnya CTO menimbulkan kekhawatiran.

Kesimpulan

Kabar mundurnya David Schwartz dari posisi CTO Ripple memang sempat mengguncang sentimen pasar, namun krusial diingat bahwa dia tetap bakal terlibat sebagai majelis dewan sekaligus CTO Emeritus. 

Dari sisi harga, XRP tetap menunjukkan ketahanan dengan support esensial nan kuat berkah selesainya kasus SEC dan terus berkembangnya ekosistem. 

Bagi investor, area $3.00 menjadi titik krusial nan perlu diperhatikan. Jika sukses ditembus, XRP berpotensi menguat lebih jauh. 

Namun, tetap ada akibat koreksi jika tekanan jual meningkat. Dengan kombinasi aspek teknikal dan fundamental, XRP sekarang berada di momen krusial nan bakal menentukan arah pergerakan ke depan.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya