Baru Buka Akun Langsung Profit Ratusan Juta Di Tengah Crash Pasar, Insider?

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

– Beberapa hari lampau telah terjadi salah satu crash besar nan melanda pasar kripto, lantaran kebijakan dari pemerintah Amerika. Banyak dari kalangan trader nan dananya tak selamat lantaran terlikuidasi oleh penurunan pasar nan mengerikan.

Namun, ada salah satu pihak nan justru cuan besar saat banyak aset pasar jatuh berjamaah.

Sebuah akun trading mata uang digital nan baru dibuat sukses meraup untung sebesar US$ 192 juta dalam waktu kurang dari dua jam, tepat setelah Presiden Amerika Donald Trump mengumumkan tarif 100 persen terhadap impor dari China. Waktu eksekusi perdagangan nan sangat presisi memicu kecurigaan serius soal insider trading.

Melansir dari finbold.com, berasas info on-chain nan dikaitkan dengan Hyperliquid, akun tersebut dibuat hanya beberapa jam sebelum perdagangan dimulai. Tidak lama setelah itu, akun ini membuka posisi short Bitcoin dengan leverage tinggi, sekitar 30 menit sebelum Trump secara resmi mengumumkan kebijakan tarif.

Pengumuman tersebut kemudian memicu koreksi besar di pasar kripto, menjatuhkan nilai Bitcoin secara tajam dan menghapus posisi leverage senilai miliaran dolar di seluruh pasar.

Baca Juga: Kapan Airdrop ASTER Dikeluarkan?

Data Blockchain Tunjukkan Profit Spektakuler

On-chain tracker mencatat bahwa:

  • Laba awal berada di bawah US$ 40 juta.
  • Melonjak ke US$ 104 juta hanya dalam beberapa jam.
  • PnL realisasi 24 jam mencapai US$ 88,5 juta.

Setelah posisi ditutup, akun tersebut segera melakukan serangkaian penarikan biaya dalam corak USDC, dengan beberapa transfer berbobot US$ 9,99 juta per transaksi.

Pasar Rontok, Trader ini Cuan Besar

Keuntungan luar biasa ini terjadi berbarengan dengan likuidasi terbesar di pasar mata uang digital sepanjang 2025. Akibat pengumuman tarif Trump, nilai Bitcoin jatuh mendekati pemisah support US$ 110.000, sementara lebih dari US$ 19 miliar posisi leverage terlikuidasi dalam satu hari. Total kapitalisasi pasar mata uang digital berkurang lebih dari US$ 400 miliar.

Fakta nan terjadi pada akun ini:

  • Baru dibuat
  • Membuka posisi besar dengan waktu nan sangat tepat
  • Menutup dan menarik biaya segera setelahnya.

Hal tersebut menimbulkan spekulasi bahwa trader ini mungkin mempunyai akes terhadap info politik berskala besar sebelum diumumkan ke publik.

Meski identitas pemilik akun belum diketahui, banyak pihak di organisasi mata uang digital menilai ini sebagai strategi ultra-presisi nan kemungkinan besar melibatkan info istimewa.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya