6,25 Juta Link Ditarik Dari Binance, Sinyal Bullish?

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

– Aksi beli besar-besaran tengah terjadi pada saat aset mata uang digital Chainlink (LINK), seiring munculnya sinyal akumulasi dari penanammodal bermodal jumbo namalain whales. Data on-chain menunjukkan bahwa pasca koreksi pasar 11 Oktober lalu, puluhan dompet baru secara garang menarik jutaan token LINK dari bursa kripto.

Laporan dari Lookonchain, platform analitik blockchain, mencatat bahwa 30 wallet baru telah menarik 6,25 juta LINK senilai sekitar US$ 116,7 juta (Rp 1,8 triliun) dari Binance sejak koreksi pasar berlangsung.

Investor Institusional Diam-Diam Masuk

Dalam info tertanggal 20 Oktober 2025, wallet terbesar tercatat menarik 1,34 juta LINK alias lebih dari US$ 25 juta hanya dalam satu transaksi. Sementara wallet lainnya mengambil antara US$ 3 – US$ 6 juta LINK per akun. Akumulasi besar ini menjadi salah satu nan terbesar bagi LINK sepanjang 2025.

Para analis menduga wallet-wallet ini dimiliki oleh institusi besar nan tengah mengambil posisi strategis di tengah penurunan harga.

“Penarikan token dari bursa sering diartikan sebagai sinyal bullish, lantaran menandakan niat untuk menyimpan aset dalam jangka panjang,” tulis Lookonchain dalam laporannya.

Baca Juga: 7 Kabar Buruk nan Menyebabkan Harga Bitcoin Turun

Fenomena ini pun memicu spekulasi bahwa para penanammodal besar tengah mempersiapkan diri untuk reli Chainlink, terlebih saat jasa oracle milik protokol tersebut mulai semakin diadopsi oleh beragam jaringan blockchain besar.

Kenaikan 10 Persen dalam 24 Jam

Aksi akumulasi whale ini langsung memengaruhi harga. Per Minggu malam (20/10), nilai LINK naik lebih dari 10 persen dalam 24 jam terakhir, dan diperdagangkan di kisaran US$ 19,01. Meski begitu, secara mingguan, LINK tetap mencatat penurunan sekitar 1 persen.

Dari sisi teknikal, LINK tetap berada di bawah rata-rata pergerakan 50 hari (SMA-50) US$ 21,56, namun di atas SMA-200 US$ 17,69. Ini menandakan fase konsolidasi jangka pendek dalam tren naik jangka panjang.

Sementara itu, parameter Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di level 36,76, nan menunjukkan bahwa LINK mendekati area oversold, membuka kesempatan untuk rebound teknikal dalam waktu dekat.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya