10 Aktivitas Seru & Objek Wisata Terhits Di Harajuku Yang Wajib Dikunjungi

Sedang Trending 9 jam yang lalu

Wisata Harajuku – Nama “Harajuku” mungkin sudah tak asing lagi di telinga kebanyakan orang, entah orang tersebut fans segala sesuatu nan bertema Jepang alias tidak.

“Harajuku” kerap diasosiasikan dengan segala sesuatu nan berbau budaya pop Jepang, dan istilah “Harajuku style” pun identik dengan segala sesuatu nan funky dan unik, khususnya dalam perihal style fashion.

“Harajuku” juga acapkali identik dengan orang-orang nan berdandan unik dan khas, cosplayer yang memenuhi jalan, dan banyak stereotipe lain tentang Harajuku – nan sebagian diantaranya too good to be true.

Agar tidak terjebak dengan ilusi tentang Harajuku, dan agar tidak kecewa saat mempunyai kesempatan untuk berjamu ke sana (khususnya bagi first time traveller), yuk mari mengenal sedikit tentang Harajuku. Sebetulnya, Harajuku itu apa? Dan apa saja nan bisa kalian temukan dan dapatkan disana? Simak detailnya berikut ini.

Informasi Dasar

Saat menyebut nama “Harajuku”, tak sedikit nan mengira jika Harajuku adalah nama sebuah distrik di Tokyo. Sayangnya, pendapat tersebut kurang tepat. Sejatinya Harajuku adalah nama sebuah area (bukan distrik resmi) nan berada di sekitar Stasiun Harajuku.

Bahkan Harajuku tidak digunakan sebagai alamat surat menyurat lho, lantaran secara administratif Harajuku ini termasuk dalam Distrik Shibuya. Jadi, saat memandang peta Tokyo, jangan minta kalian dapat menemukan nama Harajuku tercantum sebagai nama area disana.

Sejarah Harajuku sebagai pusat fashion anak muda dan tren budaya pop Jepang terkini konon dimulai paska Perang Dunia II berakhir. Pada saat itu, banyak tentara Amerika dan masyarakat sipil nan tinggal di area (yang sekarang menjadi Harajuku).

Secara tidak langsung, masyarakat di Harajuku pun jadi terinspirasi dengan style fashion Western nan dibawa oleh penduduk Amerika tersebut, nan akhirnya menarik minat pada desainer fashion untuk meluncurkan “Harajuku style”.

Tren tersebut semakin mewabah sejak penyelenggaraan Tokyo Olympics pada tahun 1964 nan selenggarakan di Yoyogi National Gymnasium (dekat Harajuku). Event tersebut otomatis membikin Harajuku ikut kebanjiran didatangi oleh turis asing, dan mendorong tumbuhnya beragam toko untuk mengakomodasi kebutuhan turis tersebut.

Sejak saat itulah Harajuku terkenal sebagai salah satu tempat kongkow trendi, dan seiring berjalannya waktu, dikenal sebagai pusat trend fashion anak muda Jepang terkini.

Kunjungi juga: 39 Tempat Wisata di Kyoto

Daya Tarik Wisata Harajuku

Ada banyak perihal nan membikin Harajuku menarik untuk dikunjungi saat berada di Tokyo. Mari mulai dengan Takeshita-dori (atau Jalan Takeshita) nan menjadi jantungnya Harajuku.

Dari seluruh daya tarik Harajuku, Takeshita-dori layak mendapat ranking pertama, sehingga belum sah rasanya menjejakkan kaki di Harajuku jika belum mampir ke Takeshita-dori. Jalan sepanjang 400 meter ini mempunyai banyak toko, kafe, outlet fashion, hingga restoran fast food di sepanjang sisinya.

Dari toko-toko di jalan inilah lahir tren fashion nan dikenal sebagai Harajuku Style. Takeshita-dori ini sangat populer, dan selalu ramai dipadati oleh pengunjung, khususnya dari kalangan anak muda Jepang.

Tak hanya mempunyai toko-toko mini nan menawarkan tren fashion terkini, Harajuku juga mempunyai pusat perbelanjaan nan cukup populer, yaitu LaForet Harajuku. Pusat perbelanjaan nan terdiri dari 7 lantai ini mempunyai banyak butik fashion dan toko, serta museum di lantai atasnya.

Tak jauh dari La Foret Harajuku, ada Tokyu Plaza Omotesando Harajuku yang baru beraksi sejak tahun 2012. Sama seperti La Foret Harajuku, Tokyu Plaza ini juga mempunyai banyak toko fashion dan lifestyle.

Selain mempunyai Takeshita-dori, di Harajuku juga terdapat terdapat beberapa obyek wisata menarik. Salah satu nan paling terkenal adalah Meiji-jingu, sebuah kuil Shinto nan lokasinya dekat sekali dengan Stasiun Harajuku.

Meiji-jingu ini merupakan sebuah kuil nan dipersembahkan untuk mengenang dan menghormati Kaisar Meiji. Suasana di sekitar Meiji-jingu ini sangatlah asri lantaran dipenuhi dengan pepohonan. Kontras dengan suasana lain di sekitar Harajuku nan sibuk dan ramai.

Obyek wisata lain nan cukup dekat dengan Takeshita-dori adalah Togo Shrine atau Togo Jinja, sebuah kuil nan didedikasikan untuk mengenang Admiral Togo. Posisi kuil ini sebetulnya ada di area Aoyama, namun cukup dekat dari Takeshita-dori.

Yoyogi Park, via Eyewall ZRH/flickr/creative commons tak jauh dari Meiji-jingu ada sebuah taman nan disebut-sebut sebagai salah satu taman publik terluas di Tokyo, ialah Yoyogi Park. Taman ini dilengkapi dengan beberapa akomodasi menarik seperti area joging, hutan, spot untuk piknik, dan lain-lain.

Ngomong-ngomong, Harajuku ini posisinya sangat dekat dengan beberapa area terkenal di Tokyo. Dua diantaranya adalah Aoyama dan Omotesando.

Aoyama merupakan salah satu area elit di Tokyo nan mempunyai banyak pusat perbelanjaan, restoran, dan pusat hiburan. Sedangkan Omotesando mempunyai banyak butik dan retail nan dirancang dengan style arsitektur nan menarik. Detailnya bisa kalian simak dalam bagian selanjutnya.

Aktivitas Wisata nan Wajib Dilakukan di Harajuku

Ada banyak aktifitas cuma-cuma dan non-gratis nan bisa kalian lakukan di Harajuku. Mari mulai dari nan gratisan lebih dulu:

1. Melihat-lihat Takeshita-dori

Takeshita-dori via Info JepangTakeshita-dori via Info Jepang

Rekomendasi aktivitas wisata di Harajuku nan pertama adalah melihat-lihat Takeshita-dori. Sebagai daya tarik utama dari Harajuku, mengunjungi Takeshita-dori jelas merupakan sebuah kewajiban. Asyiknya, jalan ini menarik untuk dikunjungi tanpa kudu membeli apapun, namalain window shopping saja.

Itu lantaran Takeshita-dori selalu ramai dipadati oleh pengunjung, sehingga suasananya selalu hidup dan menarik untuk dinikmati.

Tambahan lain, di Takeshita-dori banyak muda mudi nan kerap berdandan dengan padu padan menarik. Bagi kalian nan suka bingung mix and match baju, bisa mencari inspirasi dari dandanan pada muda mudi di Harajuku.

2. Mengunjungi Meiji-jingu

Meiji-jingu via Matcha-JpMeiji-jingu via Matcha-Jp

Aktivitas wisata Harajuku berikutnya adalah mengunjungi Meiji-jingu. Yes, Meiji-jingu ini bebas biaya tiket masuk namalain dapat dikunjungi secara cuma-cuma – selain jika kalian masuk ke Treasure House dan/atau taman di bagian dalam (biaya JPY500 untuk masing-masing spot).

Nggak susah kok untuk mencapai Meiji Jingu ini, lantaran lokasinya nan sangat dekat dengan Stasiun Harajuku. Hanya saja, meski terbilang dekat, kalian memerlukan waktu kira-kira 15 menitan jalan kaki melewati rimba sebelum betul-betul bisa mencapai kuil ini.

3. Mampir ke Togo Jinja

Togo Jinja via Japan VisitorTogo Jinja via Japan Visitor

Togo Jinja merupakan sebuah kuil nan didedikasikan untuk mengenang Admiral Togo Heihachiro, seorang jenderal di periode Taisho nan pernah mengalahkan armada kapal Rusia pada perang Russo-Jepang tahun 1905.

Walau kalah megah dari Meiji Jingu, kuil ini cukup terkenal dijadikan spot pengambilan gambar foto pernikahan lantaran suasananya nan cukup menarik. Togo Jinja juga mempunyai danau, jembatan kecil, dan tempat penjualan jimat. PS: kuil ini hanya berjarak 5 menitan jalan kaki dari Stasiun JR Harajuku.

4. Menghabiskan waktu di Yoyogi Park

Yoyogi Park via JrailpassYoyogi Park via Jrailpass

Sebagai salah satu taman publik terbesar di Tokyo, Yoyogi Park ini mempunyai nyaris semua nan bisa dicari dari sebuah taman: danau, lapangan terbuka, area hutan, taman bunga, dan banyak lagi. Jika kalian berjamu ke taman ini pada akhir pekan, kalian dapat memandang beragam pagelaran dari street performer (dance, band, dll). PS: Taman ini bebas tiket masuk lho.

5. Berburu Cosplayer

Cosplayer via RUmah MigranCosplayer via Rumah Migran

Salah satu daya tarik Harajuku nan sudah terkenal ke mancanegara adalah keberadaan para cosplayer nan kerap berdiri di titik-titik tertentu.

Para cosplayer ini biasanya bakal dengan senang hati meladeni permintaan berpotret bersama, alias apalagi memperagakan beberapa segmen dari cosplay nan tengah diperankannya. Tips: salah satu spot nan jadi tempat nongkrong favorit para cosplayer adalah Harajuku Bridge.

6. Menghadiri Berbagai Festival

Harajuku Omotesando Genki Matsuri Super Yosakoi via TokyocheapoHarajuku Omotesando Genki Matsuri Super Yosakoi via Tokyocheapo.com

Ada beberapa pagelaran menarik nan digelar di Harajuku, alias setidaknya, cukup dekat dari Harajuku. Beberapa pagelaran nan layak masuk dalam agenda kalian antara lain:

  • St.Patrick’s Day Parade (pertengahan Maret),
  • Yoyogi Park Wanwan Carnival (pertengahan April),
  • Tokyo Rainbow Pride (pertengahan Mei), Thai Festival (pertengahan Mei),
  • The Okinawa Festival (akhir Mei),
  • Vietnam Festival (pertengahan Juni),
  • Ocean Peoples Toko (awal Juli),
  • Brazilian Day Japan (pertengahan Juli),
  • Taiwan Festa (akhir Juli),
  • Jingu Gaien Fireworks Festival (pertengahan Agustus),
  • Harajuku Omotesando Genki Matsuri Super Yosakoi (akhir Agustus),
  • Fashion’s Night Out (awal September),
  • Namaste India (akhir September),
  • Hokkaido Fair in Yoyogi (akhir September-awal Oktober),
  • Indonesia Japan Friendship Festifal (pertengahan Oktober),
  • Omotesando Halloween Pumpkin Parade (akhir Oktober),
  • Tokyo Vegefood Festa (akhir Oktober),
  • Meiji Jingu Shrine Yabusame (awal November),
  • Fiesta de Espana (akhir November),

Note: Beberapa pagelaran di atas mungkin saja bukan pagelaran tahunan. Ada baiknya lakukan double check untuk memastikan tanggal penyelenggaraan pagelaran sebelum memasukkan dalam itinerary.

Tapi jika kalian berjamu ke Harajuku diluar waktu tersebut, setidaknya kalian bisa mencoba main ke Meiji Jingu maupun Togo Shrine. Jika beruntung, siapa tahu kalian berkesempatan memandang aktivitas pernikahan unik Shinto nan digelar di kedua kuil tersebut.

7. Main-main ke Aoyama, Omotesando, alias Shibuya

Sudah tahu kan jika Harajuku sangat dekat dengan Aoyama, Omotesando, alias Shibuya? Maka tentu saja salah satu aktifitas gratisan nan bisa kalian lakukan di Harajuku, adalah dengan sekaligus mengunjungi kawasan-kawasan tersebut.

Selama kalian mau melangkah kaki beberapa menit, cukup mudah kok untuk mencapai Aoyama, Omotesando, dan Shibuya tanpa kudu mengeluarkan tiket kereta sama sekali.

Berikut ini daftar beberapa rekomendasi aktifitas nan bisa kalian lakukan di Aoyama, Omotesando, dan Shibuya:

* Aoyama

Rekomendasi aktivitas:

  • Jalan-jalan di Icho Namiki Avenue (khususnya jika berjamu ke Tokyo saat musim gugur). Icho Namiki Avenue merupakan sebuah jalan nan mempunyai deretan pohon Ginkgo. Saat musim gugur, pohon-pohon tersebut bakal berubah warna menjadi keemasan.
  • Mampir ke Akasaka Palace
  • Mengunjungi Aoyama Cemetery (Aoyama Reien). Ya, Aoyama Cemetery adalah salah satu kuburan publik tertua di Jepang. Tempatnya cukup luas, dan di kuburan ini terdapat banyak makam orang dan tokoh ternama – salah satunya adalah anjing Hachiko. Lanskap di pemakaman ini pun cukup menarik, dan terkenal dikunjungi saat musim semi tiba (untuk melakukan hanami).
  • Jalan-jalan ke Killer-dori (Killer Street) nan mempunyai banyak toko street fashion. Lokasinya terletak di Minami Aoyama, tak jauh dari Aoyama Cemetery.

* Omotesando

Rekomendasi aktivitas:

  • Jalan-jalan menikmati suasana. Omotesando bertabur banyak gedung nan mempunyai style arsitektur menarik.
  • Belanja. Tak hanya mempunyai banyak gedung menarik, Omotesando juga bertabur toko dan butik ternama. Prada dan Louis Vuitton hanyalah sebagian brand nan bisa kalian temukan di Omotesando.
  • Mengunjungi beberapa museum keren di Omotesando, seperti Nezu Museum dan Ota Memorial Museum of Art.

* Shibuya

Rekomendasi aktivitas:

  • Melihat/memotret/melintas di Shibuya Crossing.
  • Shopping. Shibuya kaya bakal beragam tempat belanja, mulai dari shopping mall besar hingga toko-toko kecil.
  • Mencicipi izakaya, alias bar ala Jepang.
  • Jalan-jalan di beragam walking spot populernya, seperti Dogenzaka Street, Nonbei Yokocho, dan lain-lain.
  • Berpose di Patung Hachiko.
  • Mengubah penampilan di beragam salon trendi di Shibuya.
  • Mengunjungi beberapa kuil di Shibuya. Walau kuil-kuil itu sebetulnya bukan kuil populer, namun lumayan bisa dijadikan tempat pelarian sejenak jika kalian sudah jenuh dengan suasana Shibuya nan ramai.

8. Belanja, Belanja, Belanja

Shopping via Muza-ChanShopping via Muza-Chan.net

Aktivitas wisata Harajuku nan tidak boleh dilewatkan tentu saja berbelanja. Sudah tahu, kan, jika di Harajuku bertabur banyak tempat belanja? Jadi, jelas banget jika shopping menjadi aktifitas nan wajib dilakukan saat berada di Harajuku.

Kalian bisa keluar masuk beragam toko di Harajuku – mulai dari toko mini hingga shopping mall – untuk belanja, maupun sekedar mencari inspirasi mix and match fashion.

Sedangkan jika kalian mau membeli pernak-pernik murah untuk dijadikan oleh-oleh, Daiso Harajuku bisa menjadi pilihan enak-enak untuk dilirik. Sedangkan jika mau mencari toko mainan terkenal, bisa mampir ke Kiddy Land.

PS: Jangan hanya konsentrasi pada toko-toko nan ada di jalan utama. Terkadang kalian bakal menemukan toko-toko menarik di jalan mini nan ada di belakang jalan utama.

9. Kulineran!

Kuliner HarajukuKuliner Harajuku via Rimma.co

Sebagai salah satu area nan terkenal di kalangan anak muda, tentu saja Harajuku mempunyai beberapa kuliner khas. Salah satu nan paling wajib untuk dicoba adalah mencicipi jenis crepes dengan beragam kombinasi rasa.

Harga jenis crepes ini biasanya ada di kisaran JPY500, dan kalian bakal mudah menemukan gerai penjual crepes di Takeshita Dori.

10. Membuat Purikura

Purikura via BinusacidPurikura via Binus.ac.id

Purikura, atau photo sticker booth (di Indonesia lebih terkenal dengan julukan ‘photo box’), sebetulnya sudah banyak ditemukan di Indonesia.

Hanya saja, purikura di Jepang biasanya mempunyai lebih banyak fitur imut dan juga bisa mengedit wajah. Membuat purikura merupakan salah satu aktifitas nan disukai oleh remaja Jepang, dan di Harajuku kalian bisa dengan mudah menemukan beragam mesin purikura.

Akses Harajuku 

Harajuku terletak di sekitar area Stasiun Harajuku, nan jaraknya hanya terpaut 1 stasiun dari Stasiun Shibuya dan 2 stasiun dari Stasiun Shinjuku. Otomatis Harajuku ini enak-enak dikunjungi saat kalian berekreasi ke Shibuya maupun Shinjuku.

Stasiun Harajuku ini dilalui oleh JR Yamanote Line, ialah sebuah jalur kereta loop line mengelilingi Tokyo, sehingga jalur ini mudah sekali di akses dari mana-mana. Dari Stasiun Harajuku, kalian hanya tinggal menyeberang jalan untuk mencapai Takeshita Dori.

Alternatif lainnya, kalian dapat naik Chiyoda dan Fukutoshin Subway Lines, dan turun di Stasiun Meijijingu-mae. Dari stasiun ini, kalian tinggal jalan kaki beberapa menit untuk mencapai Takeshita Dori.

Ngomong-ngomong, stasiun ini juga relatif dekat dengan Omotesando lho. Jika turun di Meijijingu-mae, kalian bisa bebas memilih apakah bakal menjelajah Omotesando alias Harajuku lebih dulu.

Ingin jalan-jalan sembari menikmati suasana? Jika berangkat dari Shibuya, kalian bisa jalan kaki untuk mencapai Harajuku. Jarak tempuhnya mungkin kira-kira 10-15 menitan jalan kaki. Tidak terlalu jauh kan?

*             *             *             *             *

Demikianlah ulasan mengenai aktivitas dan beragam lokasi wisata di Harajuku nan menarik untuk kita kunjungi. Semoga bisa menjadi referensi untuk Anda nan mau menikmati waktu liburan di Harajuku Jepang pada momen liburan selanjutnya.

Kunjungi juga: 72 Tempat Wisata di Jepang

Selengkapnya