Telset.id – Bayangkan Anda sedang tidur nyenyak, dan tiba-tiba smartphone di samping kepala Anda meledak dengan bunyi keras, disertai aroma terbakar nan menusuk. Itulah nan dialami seorang pengguna Pixel 6a, seperti dilaporkan di Reddit. Ponsel tersebut terbakar saat sedang di-charge di meja samping tempat tidur, hanya berjarak kurang dari 40 cm dari kepala penggunanya.
Insiden nan terjadi pada 26 Juli ini berasal dari bunyi ledakan keras, diikuti dengan asap tebal dan aroma terbakar. Api dengan sigap menjalar ke seprai tempat tidur. Korban sempat menghirup asap dalam ruangan tertutup, nan menyebabkan iritasi tenggorokan dan indikasi sisa sepanjang hari. Beruntung, dia sukses menarik kabel charger dan melemparkan ponsel nan terbakar ke lantai keramik, mencegah kebakaran lebih luas.
Update Software Justru Memperparah Masalah?
Google sebelumnya telah merilis pembaruan wajib untuk Pixel 6a pada 8 Juli, nan bermaksud membatasi performa baterai pada unit dengan lebih dari 400 siklus pengisian. Perusahaan memperingatkan bahwa perangkat nan tidak di-update berisiko overheating alias apalagi kebakaran. Namun, beberapa pengguna melaporkan bahwa pembaruan ini justru memicu masalah baru. Salah satunya mengeluh ponselnya menjadi sangat panas setelah di-update, padahal sebelumnya tidak pernah mengalami perihal tersebut.
Bahkan, ini bukan kasus pertama Pixel 6a nan meledak. Pada Mei lalu, sebuah unit lain juga dilaporkan meledak lantaran baterai nan menggembung. nan lebih mengkhawatirkan, beberapa pengguna mengaku tidak menerima peringatan awal alias berada di wilayah nan tidak didukung oleh pusat perbaikan Google.
Langkah nan Harus Diambil Pengguna Pixel 6a
Jika Anda tetap menggunakan Pixel 6a, waspadai tanda-tanda seperti panas abnormal, baterai menggembung, alias daya nan sigap habis. Jangan menunggu hingga terjadi kejadian serius. Segera cari penggantian alias hentikan penggunaan perangkat. Google belum memberikan pernyataan resmi mengenai laporan terbaru ini, namun kejadian ini mempertanyakan kembali keamanan Pixel 6a nan sudah berumur beberapa tahun.
Untuk pengguna nan mau tetap menggunakan perangkat ini, pastikan pembaruan terbaru telah terpasang dan hindari charging semalaman di dekat tempat tidur. Jika memungkinkan, gunakan charger original dan hindari suhu ekstrem. Seperti nan dibahas dalam tulisan Baterai EV Raih Lonjakan Daya Ganda dengan Teknologi Baru Ini, teknologi baterai terus berkembang, namun kehati-hatian tetap diperlukan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa perangkat elektronik, meskipun dari merek ternama, tetap mempunyai risiko. Selalu prioritaskan keselamatan dan jangan abaikan tanda-tanda peringatan dari perangkat Anda.