Mutasi Genetik Langka Berikan Kekebalan Super Terhadap Virus

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Telset.id – Sebuah mutasi genetik langka nan menyebabkan defisiensi protein ISG15 rupanya memberikan kekebalan luar biasa terhadap beragam virus. Temuan ini menginspirasi pengembangan terapi antiviral baru nan sedang diuji oleh tim intelektual Columbia University.

Dalam studi terbaru nan dipublikasikan di Science Translational Medicine, Profesor Dusan Bogunovic dan timnya menemukan bahwa pasien dengan mutasi ISG15 mempunyai respons imun unik. Meski rentan terhadap jangkitan bakteri, mereka menunjukkan ketahanan tinggi terhadap virus seperti influenza dan SARS-CoV-2.

“Kami tidak sengaja menemukan ini saat meneliti pasien dengan peradangan kronis,” kata Bogunovic dalam pernyataan resmi. “Ternyata, peradangan ringan mereka berkarakter antiviral – seperti sistem pertahanan bawaan.”

Dari Temuan Genetik ke Terapi Potensial

Bogunovic mengembangkan terapi eksperimental berbasis nanopartikel lipid nan membawa mRNA untuk memicu pengaruh serupa dengan mutasi ISG15. Uji coba pada hamster dan tikus menunjukkan hasil menjanjikan: virus tersendat replikasinya setelah pemberian melalui tetes hidung.

“Kami hanya memproduksi sedikit protein pelawan virus dalam waktu singkat,” jelasnya. “Ini mengurangi akibat peradangan berlebihan seperti pada pasien alami.”

Masa Depan Pengobatan Antiviral

Tim tetap mengoptimalkan dosis untuk uji klinis manusia. Jika berhasil, terapi ini bisa menjadi solusi universal melawan pandemi di masa depan. “Teknologi ini berpotensi bekerja apalagi terhadap virus nan belum teridentifikasi,” tambah Bogunovic.

Penemuan ini menambah deretan kemajuan terapi genetik nan mengubah paradigma pengobatan modern. Para peneliti sekarang berfokus pada pengetesan lama pengaruh perlindungan dan skalabilitas produksi.

Selengkapnya