Kenapa Perangkat Baru Harus Install Ulang?

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Baru baru ini saya mendapatkan pertanyaan, “apakah perangkat baru kudu di install ulang bang?” terus “lisensi Windows dan Officenya gimana?”. Nah tentu sih bisa dibilang pertanyaan ini cukup menuai pro dan kontra, dimana sebenarnya perangkat baru nan kita beli dari OEM itu sudah preinstalled dengan Windows dan Office original, namun dibalik itu semua sayangnya bukan hanya Windows dan Office saja, tapi OEM kadang memasukan banyak banget aplikasi lain nan malah jadi spam dan sampah.

Kadang jika saya males, biasanya sih saya melakukan pembersihan dengan uninstall secara manual via aplikasi Bulk Crap Uninstaller nan mana dengan tool ini saya bisa menghapus banyak aplikasi sekaligus.

Tapi, apakah lebih baik melakukan reinstall Windows saja? jawabannya tentu jelas iya, lantaran dengan melakukan reinstall, semua aplikasi bloatware nan datang dari OEM misalkan seperti McAfee Antivirus dan aplikasi trial lain bisa dibersihkan dengan sempurna dan membikin perangkat baru nan kita beli betul benar baru.

Jadi dibandingkan dengan melakukan uninstall secara manual seperti saya tadi, melakukan clean install Windows lebih dianjurkan lantaran bakal membikin performa perangkat makin maksimal. Hal tersebut lantaran apalagi setelah diuninstall, biasanya tetap banyak file dan registry key nan tertinggal di sistem sehingga jelas bakal memberatkan kapabilitas storage.

Metode Clean Install nan Dianjurkan?

Menurut saya sendiri metode paling baik adalah dengan melakukan instalasi secara bersih betul benar dari awal, mulai dari mengatur partisi, hingga melakukan setting ulang dari awal guys.

Kenapa? lantaran jika Anda melakukan reset Windows dari Settings, tidak menutup kemungkinan tetap ada aplikasi dari OEM nan tersimpan disana, jadi jelas untuk pengalaman maksimal, Anda kudu mendownload file ISO Windows 11, membikin bootable USB via Rufus alias Ventoy, kemudian melakukan format storage dan instalasi betul benar dari awal.

Lisensi bawaan jadi gimana?

Setelah saya melakukan beberapa kali install ulang pada perangkat baru nan pernah saya beli, lisensi tetap tetap ada dan jangan cemas bakal lenyap guys.

Kebanyakan lisensi tersebut sudah preinstalled di level BIOS alias UEFI lantaran biasanya lisensi Windows merupakan lisensi OEM nan tertanam langsung di Motherboard. Sama halnya dengan Office Home and Student nan biasanya datang berbarengan dengan Windows 11.

Jadi meskipun Anda uninstall Windows alias install ulang, sistem bakal otomatis mendeteksi lisensi saat aktivasi, misalkan jika Windows dia bakal otomatis teraktivasi setelah perangkat terhubung ke Internet, sementara Office dia bakal otomatis menginstall Office sesuai lisensi nan Anda miliki ketika melakukan klik pada Setup Click to Run.

Bisa dibilang juga baik Windows 11 dan Office nan preinstalled dengan perangkat baru hanya bisa digunakan di laptop itu saja tapi kadang perlu aktivasi ulang jika di uninstall.

Contoh, disini saya pakai laptop Asus Vivobook OLED 15 punya Kepoin Tekno, jelas sudah dipakai login sama mas febian dong, jadi aktivasi pertama bisa dikatakan sudah terkoneksi ke akunnya mas febian. Tapi ketika install ulang, lantaran lisensi Windows 11 dan Office 2021 sudah tertanam langsung di perangkat, tidak butuh waktu lama dan hanya hubungan internet saja hingga keduanya bisa diaktivias dengan mudah.

Kunci untuk mengembalikan lisensi Office 2021 ini sih setelah saya ulik lebih dalam cukup pakai installer online saja guys, kelak gak usah repot repot, langsung run > download > install dan selesai.

Jadi masalah lisensi jangan cemas lantaran jika memang Laptop alias PC baru sudah preinstalled dengan Windows dan Office, berapa kalipun melakukan clean install harusnya kedua lisensi tersebut bisa dikembalikan dengan mudah.

Lisensi murah!

Nah ini sih mungkin ada pro dan kontra juga, tapi saya sendiri lebih mendukung lisensi murah nan dijual di Tokopedia alias Shoppee daripada kudu pakai lisensi bajakan seperti KM* nan bisa saja membuka celah keamanan pada sistem.

Jika ada biaya lebih sih beli saja lisensi Original dari Microsoft, tapi jujur sih harganya cukup mahal hanya untuk satu USB ginian + box nan isinya hanya pedoman singkat saja bisa sampe 3 jtaan. Jika waktu bisa ditukar sih mendingan saya dulu gak beli ini guys.

Jadi haruskah install ulang perangkat baru?

Jawabannya iya jika Anda mau sistem nan lebih stabil, ringan dan minim bloatware. Setelah sistem terinstal, cukup jalankan Windows Update dan otomatis driver bakal terinstall, dan jika ada driver nan tidak didukung, Anda cukup download dari situs OEM saja.

Setelah itu, Anda klaim kembali lisensi Office dan hanya install aplikasi nan betul benar Anda butuhkan saja.

Tapi apakah Anda punya pendapat lain? coba komen dibawah guys dan berikan pendapatmu. Perlu diingat, tulisan ini hanya pendapat saya pribadi dan mungkin Anda punya pendapatmu sendiri.

⚡️ Meracik Home Server Handal dari Laptop / PC Tua

Written by

Gylang Satria

Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya