Cve-2025-59489: Kerentanan Serius Di Unity Editor Ancam Banyak Game Populer

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Baru baru ini Microsoft telah merilis sebuah peringatan keamanan mengenai critical vulnerability dalam Unity Gaming Engine Editor nan dicatat sebagai CVE-2025-59489. Nah dampaknya sendiri sangat luas dan apalagi mempengaruhi beragam game terkenal lintas platform.

Nah hingga saat ini, platform nan terkena akibat mencakup Android, Windows 10 dan 11, Linux Desktop dan Embeded dan MacOS, sementara pengguna Xbox dan Steam kabarnya tidak terdampak lantaran sistem keduanya telah memblokir vektor serangan dari Command Line.

Mengenai kerentanan ini, Microsoft juga telah memperbarui Microsoft Defender untuk mengenali dan memblokkir pemanfaatan CVE-2025-59489 melalui pembaruan jenis 1.437.296.0, jadi pastikan jika Anda pengguna Microsoft Defender untuk selalu memperbarui database Antivirus tersebut.

Pengguna disarankan hapus beberapa game berikut:

Nah beberapa game nan menggunakan Unity Editor jenis nan rentan ini disarankan untuk dihapus sementara, beberapa game tersebut mencakup :

  • Pillars of Eternity (termasuk Hero Edition, Definitive Edition, Deadfire)
  • Hearthstone
  • The Elder Scrolls (Legends, Blades, Castles, Companion App Oblivion Remastered)
  • DOOM (2019, DOOM II, Dark Ages Companion App)
  • Wasteland Remastered, Wasteland 3
  • Fallout Shelter
  • Zoo Tycoon Friends, Halo Recruit, Gears POP!
  • Microsoft Mesh PC Applications, Starfield Companion App, Avowed Artbook
  • Knights and Bikes, Ghostwide Tokyo Prelude, Warcraft Rumble
  • The Bard’s Tale Trilogy, Forza Customs, Mighty Doom

Kerentanan ini sendiri bisa berakibat sangat serius dan luas, dimana contohnya penyerang dapat memaksa aplikasi Unity untuk memuat library rawan dan memungkinkan eksekusi kode jarak jauh alias RCE, selain itu ini juga memungkinkan penyerang untuk mendapatkan akses nan lebih tinggi dari seharusnya, misalkan mendapatkan akses root alias administratror dari sistem.

Dan lantaran banyak game Unity meminta izin luas (akses file, jaringan, dll), penyerang bisa membaca info pribadi alias berinteraksi dengan aplikasi lain, termasuk dompet mata uang digital di Android.

Nah jadi, disarankan untuk menghapus aplikasi nan terdampak hingga ada info lanjutan baik itu pembaruan dari developer, apalagi beberapa publisher seperti Obsidian sudah menarik game dari toko digital untuk mencegah pemanfaatan tersebut.

Via : Microsoft, Video Game Chronicle

⚡️ Meracik Home Server Handal dari Laptop / PC Tua

Written by

Gylang Satria

Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya