Contoh Ksp Smp Tahun Pelajaran 2025/2026

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Contoh KSP SMP Tahun Pelajaran 2025/2026 merujuk pada Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 serta Panduan Penyusunan KSP Versi 2025

Contoh KSP SMP Tahun Pelajaran 2025/2026 merujuk pada Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 serta Panduan Penyusunan KSP Versi 2025. Kurikulum Satuan Pendidikan memuat seluruh rencana proses belajar nan diselenggarakan di satuan pendidikan, sebagai pedoman seluruh penyelenggaraan pembelajaran. Untuk menjadikannya bermakna, kurikulum satuan pendidikan dikembangkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan siswa dan satuan pendidikan.

Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta langkah nan digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan aktivitas pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Pemerintah pusat menetapkan kerangka dasar dan struktur kurikulum nan menjadi referensi untuk pengembangan kurikulum satuan Pendidikan.

Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi wilayah satuan pendidikan dan murid. Untuk mencapai tujuan pendidikan di atas diperlukan adanya standarisasi pendidikan sebagai upaya menyetarakan kualitas pendidikan di beragam satuan pendidikan. Standarisasi pendidikan ini memberikan dasar sebagai parameter minimal nan memungkinkan dapat dikembangkan oleh masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan karakteristik dan kondisi satuan pendidikan itu sendiri. Untuk mencapai perihal itu, diperlukan sebuah kurikulum.

Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) nan disusun oleh satuan pendidikan memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi nan ada di satuan pendidikan itu sendiri. Pengembangan KSP berpatokan pada perundang- undangan nan berlaku. Komponen dalam KSP ini disusun untuk membantu proses berpikir dan pengembangan pembelajaran di satuan pendidikan. Dalam pengembangannya, arsip ini juga merupakan hasil refleksi semua unsur pendidik di satuan pendidikan yang kemudian ditinjau secara berkala guna disesuaikan dengan dinamika perubahan dan kebutuhan murid.

Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) mengarah pada pembelajaran mendalam. Pendekatan pembelajaran mendalam merupakan pendekatan nan memuliakan dengan menekankan pada pembuatan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu. Pendekatan ini mendorong siswa untuk belajar secara sadar dan penuh perhatian, menikmati proses pembelajaran dengan antusias dan semangat serta menemukan makna dan relevansi dari apa nan dipelajari terhadap kehidupan mereka. Hal ini memungkinkan siswa untuk terlibat aktif, menghubungkan pengetahuan baru dengan pengalaman sebelumnya, dan membangun pemahaman nan berakibat jangka panjang.

Pada penyelenggaraan kurikulum, mewujudkan pemahaman konten dan kompetensi siswa nan dicita-citakan harus menjadi poros perhatian satuan pendidikan. Sesuai dengan petunjuk Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan dimana setiap satuan pendidikan wajib menyusun arsip KSP sebagai referensi untuk mewujudkan sasaran pemahaman capaian konten dan kompetensi siswa nan menjadi targetnya.

Adapun izin yang dijadikan referensi dalam menyusun Contoh KSP KOSP SMP Tahun Pelajaran 2025/2026 adalah sebagai berikut:

1. Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 2022 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan;

2. Permendikbudristek No. 16 Tahun 2022 Tentang Standar Proses;

3. Permendikbudristek No. 21 Tahun 2022 Tentang Standar Penilaian;

4. Permendikdasmen No. 10 Tahun 2025 Tentang Standar Kompetensi Lulusan;

5. Permendikdasmen No. 12 Tahun 2025 Tentang Standar Isi;

6. Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 Tentang Perubahan atas Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024 Tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah;

7. Surat Edaran Mendikdasmen No. 5684/MDM.B1/HK.04.00/2025, Tentang Hari Belajar Guru;

8. Surat Edaran Bersama Mendikdasmen No. 1 Tahun 2025, Mendagri No. 800.2.1/225/SJ Tahun 2025, dan Menag No. 1 Tahun 2025 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan di Satuan Pendidikan;

9. Keputusan Kepala BSKAP Kemendikdasmen No. 046/H/KR/2025 Tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah;

10. Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Barat No. 69 Tahun 2013 tentang Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa dan Sastra Daerah pada Jenjang Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;

11. Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat No: 32817/Pk.05.02/Sekre/ 2022 Tentang Capaian Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Sunda PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SDLB, SMPLB dan SMALB;

13. Panduan Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan (BSKAP Kemendikdasmen, Edisi Revisi Tahun 2025);

14. Panduan Pembelajaran dan Asesmen (BSKAP Kemendikdasmen, Edisi Revisi Tahun 2025);

Pengembangan KSP dalam merealisasikan tujuan penyelenggaraan kurikulum merdeka melalui pendekatan teaching at the right level alias sesuai tahap perkembangan siswa dengan menggunakan webbing kurikulum sesungguhnya merupakan bagian dari strategi pencapaian tujuan pendidikan nasional nan merujuk pada pemenuhan standar nasional pendidikan. Poros dari kedelapan standar nasional pendidikan adalah mewujudkan keunggulan mutu lulusan.

Penyusunan arsip ini bertujuan menyediakan pedoman nan mengarahkan penyelenggara melaksanakan program kurikulum merdeka dengan mempertimbangkan kebutuhan belajar siswa melalui pengembangan pemahaman konten dan kompetensi dalam dinamika perubahan kehidupan abad ke-21, sehingga menghasilkan lulusan nan mempunyai delapan profil lulusan (beriman dan bertakwa terhadap Tuhan YME, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi). Rumusan kurikulum terdiri dari Karakteristik Satuan Pendidikan, Visi, Misi dan Tujuan Sekolah, Pengorganisasian Pembelajaran (intrakurikuler, kokurikuler, dan ektrakurikuler dengan mengintegrasikan delapan dimensi profil lulusan), serta Perencanaan Pembelajaran.

Penerapan standar kompetensi lulusan (SKL), standar isi, standar proses, dan standar penilaian sudah melangkah sesuai dengan perencanaan. Pencapaian semua komponen tersebut memiliki beragam pencapaian, seperti pada pencapaian standar isi, dimana sasaran (goal) nan sudah dirancang dapat memberikan peningkatan terhadap aspek-aspek nan mau dicapai seperti penguasaan kognitif, keterampilan, maupun sikap dan memberikan pengalaman belajar nan baik kepada murid. Perwujudan dalam pembelajaran tampak dalam proses nan kontekstual dan memberikan pengalaman baru bagi murid.

Daya dukung sekolah terhadap proses pendidikan di lingkungan sekolah melangkah dengan baik, meliputi penerapan dan pencapaian standar pendidik dan tenaga kependidikan, dimana manajemen sekolah menerapkan standar nan ideal bagi semua nan terlibat dalam proses pendidikan. Selain sumber daya manusia, sekolah juga memberikan dukungan penuh dalam perihal sarana dan prasarana bagi terselenggaranya proses pendidikan.

Dalam mendukung keterpenuhan arsip dan penerapan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan dipandang perlu membentuk tim perumus KSP dan tim penjaminan mutu yang mengelola sistem pertimbangan proses dan pencapaian program penyelenggaraan kurikulum. Pembentukan ini ditandai dengan publikasi surat keputusan Kepala Sekolah tentang Tim Pengembang Kurikulum.

Berikut ini Contoh Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan jenjang SMP MTs Tahun Pelajaran 2025/2026 merujuk pada Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 serta Panduan Penyusunan KSP Versi 2025

Link download Contoh KSP SMP Tahun Pelajaran 2025/2026 versi Word (disini)

Demikian info tentang Contoh KSP SMP Tahun Pelajaran 2025/2026 mengacu pada Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 serta Panduan Penyusunan KSP Versi 2025. Semoga ada manfaatnya

Selengkapnya