Cara Menjalankan File Windows Exe Di Mac

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Bagi pengguna Mac nan perlu menjalankan aplikasi berbasis Windows, terdapat dua solusi utama nan dapat dipertimbangkan: menggunakan Boot Camp alias WineBottler. Keduanya menawarkan pendekatan berbeda untuk mengatasi keterbatasan Mac dalam menjalankan file .exe. Dilansir dari Lifewire, tulisan ini bakal membahas langkah kerja kedua metode tersebut, keunggulan, serta kekurangannya.

1. Menjalankan File EXE dengan Boot Camp

Boot Camp adalah utilitas bawaan pada beberapa model Mac nan memungkinkan pengguna menginstal Windows secara langsung di Mac. Setelah instalasi, pengguna dapat memilih apakah mau menjalankan macOS alias Windows setiap kali perangkat dinyalakan. Metode ini sangat ideal bagi mereka nan memerlukan akses penuh ke Windows, lantaran Boot Camp menciptakan partisi terpisah di hard drive untuk menjalankan sistem operasi tersebut secara native.

Langkah-langkah Menggunakan Boot Camp:

  • Siapkan partisi unik untuk Windows melalui Boot Camp Assistant.
  • Format partisi tersebut agar siap menerima instalasi Windows.
  • Lanjutkan dengan instalasi Windows menggunakan key lisensi resmi.

Keuntungan utama Boot Camp adalah stabilitas nan ditawarkan. Karena Windows melangkah langsung di perangkat keras (bukan melalui emulator), performa aplikasi Windows bakal setara dengan komputer Windows asli. Namun, perlu dicatat bahwa Boot Camp hanya kompatibel dengan Mac berbasis prosesor Intel. Jika Mac Anda menggunakan prosesor Apple Silicon (M1, M1 Pro, alias M1 Max), Boot Camp tidak tersedia sebagai opsi.

Saat memilih metode ini, pengguna kudu memastikan mempunyai kapabilitas penyimpanan nan cukup, lantaran Windows bakal menggunakan ruang nan signifikan untuk sistem operasi dan aplikasi nan diinstal.

Kekurangan Boot Camp:

  • Tidak mendukung Mac berbasis M1 dan jenis terbaru.
  • Harus memilih antara macOS alias Windows saat booting, tidak bisa menjalankan keduanya secara bersamaan.

2. Menjalankan File EXE dengan WineBottler

Bagi pengguna nan tidak mau repot dengan instalasi Windows secara penuh, aplikasi WineBottler menawarkan solusi nan lebih sederhana. WineBottler adalah lapisan kompatibilitas nan menerjemahkan petunjuk dari aplikasi Windows agar dapat dijalankan di Mac. Aplikasi ini tidak memerlukan instalasi Windows, melainkan langsung menjalankan file .exe melalui sistem nan mengonversi panggilan API Windows menjadi panggilan POSIX nan dipahami macOS.

WineBottler Mac

Cara Menggunakan WineBottler:

  1. Download jenis WineBottler nan sesuai dengan macOS Anda dari situs resminya.
  2. Setelah file selesai diunduh, instal WineBottler dengan menyeret ikon aplikasi ke berkas Applications.
  3. Cari file .exe nan mau Anda jalankan melalui Finder, lampau klik kanan dan pilih opsi Open With dan pilih Wine.
  4. WineBottler bakal mencoba menjalankan aplikasi langsung. Jika berhasil, aplikasi Windows tersebut bakal bekerja layaknya aplikasi native di Mac.

Kelebihan dan Keterbatasan WineBottler:

Kelebihan utama WineBottler adalah kemudahan penggunaannya. Anda tidak perlu membikin partisi baru alias menginstal Windows, sehingga menghemat penyimpanan dan waktu. Namun, WineBottler mempunyai beberapa kelemahan. Tidak semua aplikasi Windows bisa dijalankan dengan lancar. Beberapa aplikasi mungkin tidak dapat berfaedah sama sekali lantaran keterbatasan kompatibilitas Wine dalam menerjemahkan semua panggilan API Windows.

Selain itu, WineBottler cocok untuk pengguna nan hanya memerlukan akses sesekali ke aplikasi Windows, bukan untuk menjalankan aplikasi dengan keahlian tinggi alias tugas berat nan memerlukan performa maksimal.

Baca Juga : Cara Mudah Install Chrome OS Flex, Buat Laptop Jadul!

Mana nan Harus Dipilih?

Pilihan antara Boot Camp dan WineBottler berjuntai pada kebutuhan spesifik Anda. Jika Anda memerlukan akses penuh dan stabil ke Windows, terutama untuk aplikasi dengan penggunaan sumber daya nan intensif seperti perangkat lunak penyuntingan video alias game, Boot Camp adalah pilihan terbaik, meski hanya tersedia untuk Mac berbasis Intel.

Namun, jika Anda hanya perlu menjalankan aplikasi Windows tertentu secara sporadis alias tanpa keperluan multitasking nan berat, WineBottler bisa menjadi solusi praktis. Ini juga lebih cocok untuk mereka nan mempunyai Mac dengan prosesor M1, lantaran Boot Camp tidak tersedia di perangkat tersebut.

Kesimpulan

Kemampuan untuk menjalankan file .exe di Mac tidak lagi menjadi hambatan besar berkah solusi seperti Boot Camp dan WineBottler. Bagi pengguna Mac berbasis Intel, Boot Camp menawarkan stabilitas dan keahlian optimal, sementara bagi pengguna nan memerlukan akses sigap tanpa menginstal Windows penuh, WineBottler adalah pilihan nan praktis. Pilihan terbaik tergantung pada jenis aplikasi nan mau Anda jalankan dan jenis Mac nan Anda gunakan.

Selengkapnya