Telset.id – BYD kembali memperluas jejeran kendaraan listriknya dengan mendaftarkan model terbaru nan diberi nama BYD Song Ultra. SUV listrik ini datang membawa spesifikasi motor elektrik nan jauh lebih berkekuatan dibandingkan model motor tunggal lainnya di seri Song, dengan tenaga mencapai 362 hp.
Informasi mengenai kehadiran mobil ini terungkap melalui info dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China. Kehadiran Song Ultra diprediksi bakal mengisi celah pasar nan memerlukan performa lebih tinggi dalam lini produk BYD Song nan sudah ada.
Saat ini, family BYD Song sebenarnya sudah cukup ramai dengan beragam varian, mulai dari Song L DM-i 2026, Song Pro DM-i, hingga jenis Intelligent Driving Edition untuk masing-masing model. Namun, Song Ultra datang dengan proposisi nilai nan berbeda, terutama dari sektor dapur pacu dan dimensi nan ditawarkan.
Bagi Anda nan mengikuti perkembangan Mazda EZ-60 alias pesaing sejenis, spesifikasi nan dibawa BYD kali ini cukup menggiurkan untuk disimak.
Performa Motor Listrik 362 HP
Sorotan utama dari BYD Song Ultra adalah sektor performanya. Berdasarkan arsip deklarasi, mobil ini dibekali dengan motor listrik model TZ200XYAV. Motor ini bisa menyemburkan tenaga maksimum sebesar 270 kW alias setara dengan 362 hp.
Angka tersebut menempatkan Song Ultra sebagai jenis dengan motor tunggal paling berkekuatan di serinya. Sebagai perbandingan, model lain dalam seri nan sama mempunyai output nan lebih rendah:
- Song L DM-i: 160 kW (215 hp)
- Song Pro DM-i: 120 kW (161 hp)
- Song L EV: 230 kW (308 hp)

Dengan tenaga sebesar itu, BYD Song Ultra diklaim bisa mencapai kecepatan maksimum hingga 210 km/h. Tenaga tersebut disuplai oleh baterai Blade jagoan BYD, meskipun kapabilitas spesifik dan jarak tempuhnya tetap belum diungkap ke publik. Tren penggunaan baterai canggih ini mengingatkan kita pada Luxeed R7 EREV nan juga konsentrasi pada efisiensi energi.
Dimensi Lebih Bongsor dari Varian Hybrid
Selain tenaga, ukuran bentuk BYD Song Ultra juga menjadi nilai jual utama. Mobil ini mempunyai dimensi panjang 4.850 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.670 mm, dengan wheelbase alias jarak sumbu roda mencapai 2.840 mm.
Ukuran ini secara signifikan lebih besar dibandingkan model plug-in hybrid (PHEV) nan ada di seri Song. Sebagai referensi, Song L DM-i 2026 mempunyai panjang 4.780 mm dan wheelbase 2.782 mm. Sementara itu, Song Pro DM-i 2026 lebih ringkas lagi dengan panjang 4.735 mm dan wheelbase 2.712 mm.
Dengan wheelbase nan lebih panjang, logikanya ruang kabin bakal terasa lebih lega, memberikan kenyamanan ekstra bagi penumpang belakang. Bobot kosong kendaraan ini tercatat berada di nomor 1.990 kg dan 2.050 kg, tergantung pada konfigurasi nan dipilih.

Desain Eksterior dan Fitur Opsional
Secara tampilan, wajah depan BYD Song Ultra mempunyai kemiripan nan kuat dengan Song Pro DM-i, hanya saja terdapat sedikit perbedaan pada kreasi gril nan disesuaikan untuk karakter mobil listrik murni. Bagian belakang mengangkat kreasi lampu belakang “Chinese knot” unik BYD nan memberikan kesan elegan.
Identitas kendaraan dipertegas dengan emblem “EV” di sisi kiri bawah pintu bagasi dan emblem “Song Ultra” di sisi kanan bawah. Menariknya, BYD juga menyediakan opsi LiDAR nan dipasang di atap, mengindikasikan keahlian fitur support pengemudi tingkat lanjut, mirip dengan Zeekr 9X nan sarat teknologi futuristik.

Pembeli nantinya juga dapat memilih beragam konfigurasi tambahan, termasuk tiga kreasi velg nan berbeda, trim sisi belakang, trim fender, panel trim logo depan, hingga panoramic sunroof untuk menambah kesan mewah.

Hingga saat ini, BYD belum mengumumkan nilai resmi maupun tanggal peluncuran pasti untuk Song Ultra. Namun, dengan info nan sudah masuk ke MIIT, peluncuran resmi di pasar China tampaknya tidak bakal lama lagi.