Bitcoin Tahan Napas Jelang Pidato Powell Di Jackson Hole

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

– Pasar mata uang digital tengah menahan napas menjelang pidato krusial Ketua The Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole malam ini. Trader Bitcoin secara unik mengawasi dua level nilai krusial, di US$ 110.000 dan US$ 120.000, nan menurut info Deribit menjadi area konsentrasi volume dan open interest terbesar untuk opsi BTC.

Saat ini, pasar opsi memberi sinyal nan kombinasi aduk. Negative 25 Delta Skew menunjukkan bahwa trader bayar lebih untuk call options, ialah kewenangan membeli di nilai tertentu, nan mencerminkan bias bullish.

Namun, Skew tersebut telah sedikit melemah dalam 24 jam terakhir, tanda bahwa sebagian trader mulai mengurangi eksposur menjelang event besar tersebut.

Bitcoin sendiri terkoreksi 5 persen dalam sepekan terakhir dan sekarang diperdagangkan di kisaran US$ 113.000, level terendah dalam dua minggu. Koreksi ini sejalan dengan penurunan ekspektasi pemangkasan suku kembang setelah data produsen (PPI) lebih lemah dari perkiraan sementara inflasi inti justru meningkat.

“Risiko event di depan mata sangat tinggi menjelang komentar Powell di Jackson Hole. Posisi volatilitas kemungkinan tetap melindungi hingga pidato berlangsung, baru setelahnya pasar menentukan arah, apakah berbalik alias tetap status quo,” ujar James Toledano, COO Unity Wallet seperti dilansir dari decrypt.co.

Baca Juga: Analisis Pasar Kripto Setelah Publikasi FOMC, Apakah Bisa Pulih?

Taruhan Tinggi di The Fed

Tekanan politik dari Washington semakin kuat agar The Fed menurunkan suku kembang hingga serendah 1 persen. Saat ini, CME FedWatch Tool memperkirakan kesempatan 75 persen untuk pemangkasan 25 pedoman poin pada September, nan bakal membawa suku kembang ke kisaran 4 hingga 4,25 persen. Angka ini sudah turun lebih dari 15 persen sejak rilis info PPI pekan lalu.

Menurut Haonan Li, CEO Codex nan juga mantan analis investasi Oak Hill Advisors, Powell kemungkinan bakal menjaga nada netral dan berbasis data.

“Saya tidak berambisi ada komitmen tegas terhadap pemangkasan September. Powell bakal condong bermain aman,” katanya.

Bagi penanammodal jangka pendek nan membeli BTC dalam 30-90 hari terakhir, ini bisa jadi ujian berat. Pasalnya, info dari platform analitik Santiment menunjukkan bahwa kebanyakan cohort tersebut sekarang berada dalam posisi rugi alias nyaris impas.

“Aset beresiko seperti Bitcoin dan Ethereum bakal terpukul,” pungkas Li.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya