Apple Kembangkan Robot Rumah Dengan Siri Yang Lebih “hidup”

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Telset.id – Bayangkan jika asisten digital Anda tidak lagi sekadar bunyi dari speaker, melainkan entitas nan bisa bergerak, menatap, dan apalagi tersenyum. Itulah nan sedang dipersiapkan Apple di kembali layar, menurut laporan eksklusif Bloomberg. Perusahaan asal Cupertino itu dikabarkan sedang menggarap beberapa proyek robotika ambisius, termasuk robot rumah nan menggabungkan kepintaran buatan dengan kepribadian Siri nan lebih “hidup”.

Setelah proyek mobil otonom nan akhirnya dibatalkan, Apple rupanya tidak berakhir berinovasi. Kini, mereka beranjak ke ranah nan mungkin lebih personal: robotika konsumen. Bocoran terbaru mengindikasikan bahwa tim unik di bawah ketua pelaksana Apple, Kevin Lynch, tengah mengembangkan perangkat revolusioner nan bisa mengubah langkah kita berinteraksi dengan teknologi sehari-hari.

Lalu, seperti apa sebenarnya nan sedang dibangun Apple? Salah satu konsep paling matang digambarkan sebagai layar mirip iPad nan dipasang pada lengan robot. Perangkat ini tidak hanya menampilkan konten, tetapi juga bisa bergerak secara dinamis. Bayangkan saat Anda melakukan panggilan FaceTime—layar bakal berputar mengikuti pergerakan Anda, memastikan kontak mata tetap terjaga. Fitur serupa sebenarnya sudah pernah muncul di konsep laptop futuristik, tetapi Apple berpotensi membawanya ke tingkat nan lebih individual dan interaktif.

Yang membuatnya semakin menarik adalah integrasi Siri nan ditingkatkan. Asisten digital Apple ini dikabarkan bakal bisa melakukan percakapan nan “lebih alami”, jauh melampaui sekadar perintah bunyi sederhana. Bahkan, Apple sedang menguji wajah ramah di layar—mungkin mirip dengan smiley ikonik di macOS Finder—untuk menciptakan kesan nan lebih hangat dan manusiawi.

Selain itu, perangkat ini dirancang untuk memahami konteks. Misalnya, jika Anda membicarakan rencana makan malam, robot mungkin bakal menampilkan rekomendasi restoran terdekat. Ini bukan sekadar eksekusi perintah, melainkan antisipasi kebutuhan pengguna—sesuatu nan selama ini menjadi tantangan terbesar asisten digital.

Namun, lengan robot dengan layar bukanlah satu-satunya proyek. Apple disebutkan juga mengeksplorasi corak robotika lain, termasuk asisten berjantera (serupa dengan Amazon Astro) dan apalagi model humanoid. Di sisi industri, perusahaan dilaporkan mengembangkan lengan robot besar berkode T1333. Langkah ini sejalan dengan komitmen Apple terhadap otomatisasi, seperti nan terlihat dari upaya daur ulang menggunakan robot Daisy nan semakin gencar.

Meski terdengar menjanjikan, jalan menuju produk akhir tidak selalu mulus. Sejarah proyek mobil Apple menjadi pengingat bahwa penemuan besar bisa saja kandas di tengah jalan. Tantangan teknis, regulasi, dan penerimaan pasar adalah halangan nyata. Namun, lengan robot dengan layar disebutkan sebagai nan paling dekat dengan realisasi, dengan perkiraan peluncuran sekitar tahun 2027.

Jika berhasil, Apple berpotensi mendefinisikan ulang konsep asisten pintar. Alih-alih perangkat statis, mereka membayangkan sesuatu nan interaktif dan responsif. Bahkan, jenis konsumen mungkin bakal diluncurkan berbarengan dengan iPhone di masa depan, mungkin seawal 2026. Ini bisa menjadi momen dimana AI tidak hanya terdengar, tetapi juga terlihat dan bergerak layaknya mitra digital nan sesungguhnya.

Perkembangan ini juga menarik dilihat dari persaingan teknologi besar. Sementara perusahaan seperti Meta konsentrasi pada penguatan teknologi voice cloning, alias persaingan sengit di bagian antarmuka otak-komputer seperti Synchron vs Neuralink, Apple memilih pendekatan nan lebih tangible: robotika nan menyatu dengan kehidupan sehari-hari.

Jadi, apakah kita bakal memandang Siri berjalan-jalan di rumah suatu hari nanti? Jawabannya mungkin lebih dekat dari nan kita kira. nan pasti, langkah Apple ini menunjukkan bahwa masa depan teknologi tidak hanya tentang menjadi lebih pintar, tetapi juga lebih… hidup.

Selengkapnya